Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Thailand Bersiap Legalkan Perkawinan Sesama Jenis

Thailand menyiapkan empat rancangan undang-undang yang akan mengatur mengenai pernikahan sesama jenis.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 16 Juni 2022  |  08:31 WIB
Thailand Bersiap Legalkan Perkawinan Sesama Jenis
Ilustrasi bendera pelangi yang melambangkan LGBT - Pixabay

Bisnis.com, SOLO - Thailand merencanakan melegalkan perkawinan sesama jenis setelah parlemen meloloskan 4 rancangan undang-undang yang mengatur mengenai masalah LGBT.

Keempat rancangan tersebut disetujui pada Rabu, (15/6/2022) yang masing-masing berusaha untuk memberikan pasangan sesama jenis hak hukum yang hampir sama dengan pasangan heteroseksual.

Kabinet mengesahkan rancangan yang akan membuat undang-undang kemitraan sipil sesama jenis dua pekan lalu. RUU kemitraan sipil lain dari Partai Demokrat juga disetujui.

RUU pernikahan setara yang lebih liberal dari partai oposisi Move Forward juga disahkan, meskipun ada upaya pemerintah membatalkannya.

Rancangan itu berusaha untuk menggantikan istilah gender dalam undang-undang yang ada dan membuat pernikahan berlaku untuk semua orang.

Keempat RUU perkawinan sejenis tersebut akan dibahas oleh komite beranggotakan 25 orang, yang akan memutuskan apakah akan mengirim salah satu dari mereka, atau draft konsolidasi, ke DPR untuk dua pembahasan lagi, sebelum senat kemudian mendapat persetujuan kerajaan.

Mendapat lampu hijau, para aktivis pun menyerang berbagai pihak yang belum mencerminkan sikap karena mendiskriminasi kaum LGBT.

Apabila undang-undang ini disetujui, maka Thailand akan menjadi negara kedua di Asia yang melegalkan pernikahan sesama jenis setelah Taiwan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

thailand pernikahan LGBT

Sumber : Reuters

Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top