Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Siap Mendunia! Ini Manfaat Sumenep Halal HUB untuk UMKM

Sumenep Halal HUB diharapkan untuk menjadi wadah berbasis digital untuk memajukan UMKM dan produk halal Indonesia, agar dapat bersaing di pasar global.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 24 Mei 2022  |  17:50 WIB
Peluncuran Laporan The State of The Global Islamic Economy Report 2020/2021 yang dihadiri oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin - IHLC
Peluncuran Laporan The State of The Global Islamic Economy Report 2020/2021 yang dihadiri oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin - IHLC

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Sumenep meluncurkan program Sumenep UMKM Halal Hub, program tersebut bekerjasama dengan program besutan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin dan Global Halal Hub. 

Sumenep Halal HUB diharapkan untuk menjadi wadah berbasis digital untuk memajukan UMKM dan produk halal Indonesia, agar dapat bersaing di pasar global.

Dalam pengoprasiannya, Pemkab Sumenep menggandeng Goorita dan PDEskpor sebagai partner dalam pengembangan produk halal berbasis digital ini.

Tentunya hal ini juga sesuai dengan misi Goorita yang mengatakan akan membantu 5 ribu UMKM menuju pasar global, pernyataan tersebut dikutip dari Bisnis.com pada Rabu (24/2/2021).

Dalam UMKM Halal Hub, Goorita melihat potensi produk perikanan, pertanian dan peternakan yang dihasilkan UMKM di daerah ini agar dapat dioptimalkan sehingga bisa bersaing dipasar lokal dan global.

Lalu, jika melihat sepak terjang daerah Sumenep dalam dunia bisnis, dilaporkan sudah dikenal sebagai sentra pengrajin keris terbesar di Indonesia yang bahkan sudah bisa diekspor ke beberapa negara seperti Malaysia dan Thailand.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno mengapresiasi produk UMKM dan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumenep saat menghadiri Sumenep UMKM Halal Hub.

"Saya memberikan apresiasi pelaku UMKM karena produk ekonomi kreatif Sumenep tidak kalah dibandingkan daerah lain serta kualitas produknya benar-benar sudah mendunia,” ujarnya.

Sandiaga juga menambahkan bahwa pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di daerah itu harus terus melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi guna meningkatkan kualitas produknya.

Sementara itu, Pemkab Sumenep melihat peluang besar karena potensi penduduk sekitar 1 juta yang 98 persen nya adalah warga muslim.

Selain itu, sebanyak 25 perusahaan ekspor UMKM berbasis digital yang tergabung dalam Asosiasi Platform Digital Ekspor (PDEkspor) yang juga menjadi bagian utama dalam pengembangan ekosistem Global Halal Hub ikut membantu program ini.

Sebagai informasi, Asosiasi PDEkspor menggandeng pihak yang tidak main-main seperti Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), komunitas, pesantren, perguruan tinggi dan para pelaku UMKM.

CEO Goorita Yuwono Wicaksono juga menyebut program Sumenep UMKM Halal Hub sebagai program nyata dilakukan oleh Asosiasi PDEkspor yang beranggotakan pelaku ekspor berbasis platform digital dan perusahaanya, Goorita diberi kepercayaan untuk mengkoordinasikannya.

“Selama pandemi Covid-19 permintaan ekspor produk halal meningkat tajam. Tahun 2022, valuasi ekspor produk halal anggota PDExpor akan mencapai USD 138 juta. Terdiri dari 1,5 juta item produk halal dan 24.000 ton produk pertanian,”ungkapnya.

Berangkat dari pengembangan ekonomi berbasis digital, pencanangan Sumenep UMKM Halal Hub ini bukanlah hanya tataran seremonial saja, tetapi juga merupakan program yang berkesinambungan dengan kesejahteraan warga Sumenep.

Tak berhenti disitu, program UMKM Halal Hub juga akan memberikan kontribusi nyata kepada Indonesia pada Gerakan Nasional Sinergisitas Indonesia Menuju Produsen Produk Halal Dunia 2024.

Dalam pelaksanaan program ini tentunya dibarengi dengan fasilitas yang memadai, seperti ruang workshop pembinaan ruang workshop pembinaan, ruang konsultasi UMKM, ruang sinergi antar dinas, ruang paguyuban UMKM dan logistik hub.


Sedangkan, untuk pengembangan langsung produk UMKM yang memerlukan ruang Packaging Storage akan segera dimulai pembangunannya.

Ekosistem ini juga didukung oleh Youtap Indonesia untuk pembayaran non tunai dan solusi digital seperti aplikasi POS, solusi E-Menu, dan customer self order untuk mendorong transaksi di outlet Halal Hub.

Terakhir, Sumenep UKM Halal Hub diharapkan agar menjadi salah satu langkah strategis yang terintegrasi, kemudian akan menjadi kekuatan ekonomi daerah sumenep hingga nasional serta menjadi andalan pengembangan UMKM dan produk halal ini menjadi andalan di pasar global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

produk halal kawasan industri halal wapres ma'ruf amin
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top