Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Idulfitri Arab Saudi, Puasa Ramadan Genap 30 Hari

Lebaran 2022/Idul Fitri 1443 Hijriah diharapkan bakal berlangsung secara serentak.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 30 April 2022  |  22:49 WIB
Tim rukyatul. Ilustrasi. - Antara/Zabur Karuru
Tim rukyatul. Ilustrasi. - Antara/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA - Perayaan Idulfitri di Arab Saudi pada 1 Syawal 1443 Hijriah dilakukan setelah puasa Ramadan genap 30 hari.

Haramain Sharifain, Sabtu (30/4/2022), mempublikasikan,"Bulan sabit Syawal 1443 tidak terlihat hari ini. Selanjutnya, Senin 2 Mei 2022 bakal menjadi hari Idulfitri. Bulan Ramadan 1443 akan genap 30 hari besok."

Sementara lazim diketahui waktu di Indonesia lebih cepat empat jam dibandingkan dengan Arab Saudi.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi berharap Lebaran 2022/Idulfitri 1443 Hijriah bakal berlangsung secara serentak antara keputusan pemerintah dengan organisasi masyarakat Islam.

"Mudah-mudahan Lebaran tahun ini kita semua bisa bersama," ujar Zainut di Jakarta, Kamis (28/4/2022).

Harapan Zainut itu berdasarkan pertimbangan perhitungan hisab mengenai posisi hilal atau bulan. Pada saat 1 Mei nanti, posisi hilal sudah cukup tinggi, yakni lebih dari tiga derajat di atas ufuk, sesuai dengan kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Dengan perhitungan tersebut, hilal hampir bisa dipastikan bisa diamati atau dirukyat, sehingga 1 Syawal versi pemerintah dari hasil sidang isbat diperkirakan jatuh pada 2 Mei.

Sidang isbat untuk penentuan awal Syawal akan digelar pada Minggu, 1 Mei. Apabila sidang isbat memutuskan 1 Syawal jatuh pada 2 Mei, artinya mayoritas umat Islam di Indonesia akan merayakan Lebaran secara serentak. Sebelumnya PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal pada 2 Mei berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal.

"Sidang isbat akan dilaksanakan 1 Mei, mudah-mudahan tim hilal yang disebar diseluruh Nusantara ada yang melihat hilal. Harapannya sama (berbarengan), tapi untuk kepastiannya tetap menunggu hasil sidang isbat," kata dia.

Apabila nantinya ada perbedaan dalam penentuan 1 Syawal, Wamenag meminta untuk saling menghormati, seperti halnya saat penentuan 1 Ramadan 1443 Hijriah.

Dalam perkembangan lain, Warga Muslim di Negeri Wakal, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tenga, hari ini Sabtu (30/4/2022) sudah melaksanakan salat Idulfitri berjamaah 1443 H lebih dulu.

Salat untuk merayakan hari kemenangan 1 Syawal 1443 Hijriah dipusatkan di Masjid Raya Nurul Awal negeri setempat. Pelaksanaan salat Idul Fitri di negeri yang terletak di sebelah utara Pulau Ambon itu, terhitung dua hari lebih cepat dibandingkan waktu yang ditetapkan pemerintah secara nasional.

"Kita berpuasa 1 Ramadan pada 31 Maret 2022 lalu. Itu berarti kita sudah 30 hari penuh melaksanakan puasa. Hari ini kita rayakan hari kemenangan 1 Syawal 2022 hijriah," kata Raja Wakal, Ahaja Suneth usai melaksanakan shalat Idulfitri, Sabtu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mudik Lebaran rukyat hilal 1 syawal idulfitri

Sumber : Twitter dan Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top