Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2022, Lebaran Tanggal 2 atau 3 Mei? Cek di Sini

Pemerintah akan mengumumkan hasil sidang isbat untuk penetapan 1 Syawal 1443 H atau Idulfitri 2022 pada Minggu, 1 Mei 2022.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 30 April 2022  |  16:01 WIB
Seseorang melakukan pengamatan hilal. - Antara
Seseorang melakukan pengamatan hilal. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan mengumumkan hasil sidang isbat untuk penetapan 1 Syawal 1443 H atau Idulfitri 2022 pada Minggu, 1 Mei 2022.

Belum diketahui Lebaran 2022 akan jatuh pada tanggal 2 Mei 2022 atau 3 Mei 2022. Namun, sidang Isbat akan digelar di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama (Kemenag). Tahapan sidang isbat didahului proses pengamatan hilal dari 99 lokasi di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan, pelaksanaan sidang Isbat penetapan 1 Syawal 1443 H secara hybrid, yakni daring dan luring. Sebagian peserta hadir di lokasi acara, sebagian akan mengikuti secara daring melalui zoom meeting.

Kamaruddin menuturkan, masyarakat dapat menyaksikan sidang secara langsung melalui TVRI, RRI dan juga melalui media sosial Kemenag.

“Hasil sidang isbat akan disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan juga RRI. Penyampaian hasil sidang isbat juga disiarkan secara langsung melalui media sosial Kementerian Agama,” katanya, dikutip dari laman Kemenag, Jumat (29/4/2022).

Pengamatan Hilal

Sementara itu, Kamaruddin mengatakan bahwa secara hisab posisi hilal sudah memenuhi kriteria baru dari Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

“Di Indonesia, pada 29 Ramadan 1443 H yang bertepatan dengan 1 Mei 2022 tinggi hilal antara 4 derajat 0,59 menit sampai 5 derajat 33,57 menit dengan sudut elongasi antara 4,89 derajat sampai 6,4 derajat,” tuturnya.

Menurut kriteria baru MABIMS, imkanur rukyat dianggap memenuhi syarat apabila posisi hilal sudah mencapai ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Kriteria tersebut merupakan kriteria MABIMS yang baru setelah sebelumnya mendapatkan kritik dan masukan. Pada kriteria sebelumnya mengatakan posisi hilal berada pada ketinggian 2 derajat dengan sudut elongasi 3 derajat.

Tahapan Sidang Isbat

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kemenag, Adib, mengatakan, pihaknya mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan duta besar negara sahabat.

Adapun, sidang isbat penetapan 1 Syawal 1443 H dilakukan dalam beberapa tahapan. Pada tahap awal, pelaksanaan sidang isbat akan dimulai dengan mendengarkan penjelasan posisi hilal oleh Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag.

Tahap berikutnya penyampaian informasi hasil rukyatul hilal yang digelar di 99 titik di seluruh Indonesia.Selanjutnya akan ditetapkan awal Syawal 1443 H dengan mempertimbangkan hasil hisab dan hasil rukyat, serta masukan dari peserta sidang,” katanya.

"Hasil sidang isbat awal Syawal 1443 H akan diumumkan melalui telekonferensi pers yang disiarkan TVRI sebagai tv pool," ujarnya.

Berikut link live streaming Sidang Isbat 1443 H/2022 M:

1. Live streaming TVRI di https://tvri.go.id/live  
2. Kanal Youtube Kementerian Agama di https://www.youtube.com/c/KementerianAgamaPusat 
3. Media sosial Kementerian Agama, Instagram @kemenag_ri atau @bimasislam

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lebaran hilal 1 syawal idulfitri sidang isbat
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top