Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wapres: Penataan Kawasan TWC Borobudur Bisa Ungkit Ekonomi Masyarakat

Wapres Ma'ruf Amin menilai penataan kawasan TWC Borobudur bisa mengungkit perekonomian warga sekitar dan menjadi magnet bagi wisatawan
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 22 April 2022  |  10:11 WIB
Sejumlah wisatawan berjalan di halaman Candi Borobudur di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (13/2/2020). -  ANTARA / Anis Efizudin
Sejumlah wisatawan berjalan di halaman Candi Borobudur di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (13/2/2020). - ANTARA / Anis Efizudin

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden RI (Wapres) Ma’ruf Amin menilai penataan lingkungan yang baik di Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur akan mengungkit perekonomian masyarakat sekitar. Hal itu disampaikannya saat mengunjungi kawasan TWC) Borobudur pada hari ini, Jumat (22/4/2022). 

“Jadi, penataan Borobudur ini mengungkit ekonomi masyarakat, itu yang penting, bisa mengungkit ekonomi masyarakat. Ini luar biasa," katanya melalui keterangan resmi, Jumat (22/4/2022).

Sementara itu, Direktur Utama TWC Borobudur, Edy Setijono mengatakan bahwa upaya pengungkit ekonomi Kawasan TWC Borobudur akan dilakukan melalui beberapa upaya, diantaranya pelatihan bagi para pedagang UMKM.

Para pedagang akan dibekali kemampuan untuk menghasilkan, mengemas, hingga memasarkan produknya agar dapat memenuhi selera pasar.

"Pelatihan akan dilakukan kepada kelompok pedagang itu untuk meningkatkan misalnya desain produk, teknik produksi, kemasan, dan proses promosi atau pemasaran dari produk-produknya," kata Edy.

Menurutnya, upaya awal itu dapat membuka peluang untuk para wisatawan melakukan spending yang lebih besar karena mendapatkan varian produk yang baik serta layanan yang baik dari para pedagang.

Upaya lainnya adalah pembentukan program Balkondes (Bale Ekonomi Desa) yang diharapkan bisa menumbuhkan ekonomi lokal di tingkat desa.

"Belum lagi bisnis homestay. Di kawasan Borobudur sendiri sudah terbangun lebih dari 2.000 homestay. Ini memberikan peluang usaha baru buat para rumah tangga mendapatkan akses ekonomi dari adanya Borobudur ditetapkan sebagai Destinasi Super Prioritas,” ungkap Edy.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pariwisata umkm ekonomi wisata borobudur wapres ma'ruf amin
Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top