Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

1,53 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Kedaluarsa Bulan Ini, Ini Perinciannya

Vaksin yang akan memasuki masa kadaluarsa tersebut adalah AstraZeneca 1.095.000 dosis dan Moderna sebanyak 436.730 dosis.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 06 April 2022  |  11:13 WIB
Ilustrasi vaksin AstraZeneca - istimewa
Ilustrasi vaksin AstraZeneca - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir menyampaikan bahwa sekitar 1,53 juta dosis vaksin Covid-19 yang kini disimpan Bio Farma berpotensi kedaluarsa pada bulan ini. 

"Dari status bulan April, akan ada potensi sebesar 1,53 juta dosis akan expired di bulan April 2022," katanya dalam Rapat Panja Vaksin Covid-19 antara Komisi IX DPR RI dengan BPOM, Kemenkes, dan Bio Farma, Rabu (6/4/2022). 

Adapun, perincian vaksin yang akan memasuki masa kedaluarsa tersebut adalah AstraZeneca 1.095.000 dosis dan Moderna sebanyak 436.730 dosis. 

Terkait kualitas vaksin-vaksin terebut, kata Honesti, ada empat aspek yang harus diperiksa untuk memastikan bahwa vaksin Covid-19 berkualitas sesuai dengan standar yang berlaku. 

Empat tes tersebut adalah uji kualitas, uji keamanan, uji khasiat, dan uji stabilitas. 

Dalam paparan yang disampaikan Modesti tertulis bahwa semua vaksin menggunakan standard pengujian kualitas yang sama dengan shelf-life rata-rata 2-3 tahun berdasarkan data stability realtime. 

Untuk kondisi darurat (EUA) pemberian shelf-life oleh regulator adalah untuk 6 bulan. 

Kemudian, perpanjangan masa shelf-time dapat diberikan oleh regulator apabila telah tersedia data tambahan uji stabilitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bio farma Vaksin Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top