Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

6 Fakta Menarik Dokter Terawan yang Dipecat IDI, Salah Satunya Presiden Kedokteran Militer Sedunia

Pada metode sel dendritik, seseorang yang hendak divaksin perlu melakukan proses pengambilan sampel darah.
#SaveDrTerawan, Profesor Nidom Minta IDI Tinjau Ulang Pemecatan Permanen Eks Menkes Dokter Terawan, senin (28/3/2022). JIBI/Bisnis-Nancy Junita
#SaveDrTerawan, Profesor Nidom Minta IDI Tinjau Ulang Pemecatan Permanen Eks Menkes Dokter Terawan, senin (28/3/2022). JIBI/Bisnis-Nancy Junita

Vaksin Nusantara

Vaksin Nusantara digagas oleh mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Melansir dari sehatq.com, jenis vaksin ini diketahui dibuat dengan metode sel dendritik. Metode ini sebenarnya bukan cara baru, karena biasa digunakan dalam terapi imun pasien kanker.

Pada metode sel dendritik, seseorang yang hendak divaksin perlu melakukan proses pengambilan sampel darah.

Sampel tersebut nantinya akan dibawa ke laboratorium untuk kepeluan pengambilan sel dendrik. Sebagai pengetahuan, sel dendritik adalah komponen sel darah putih yang berperan penting dalam sistem imun.

Setelah sel dendritik didapatkan, nantinya sel ini akan diberi antigen Virus Corona. Kemudian diinkubasi selama tiga hingga tujuh hari.

Namun, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkapkan temuan dari inspeksi uji klinik fase I yang ganjal dari vaksin Nusantara.

Penny mengatakan, dalam aspek Good Manufacturing Practice (GMP), vaksin tidak dibuat dalam kondisi steril.

“Produk vaksin dendritik tidak dibuat dalam kondisi yang steril," kata Kepala BPOM Penny Lukito  dalam keterangan tertulis, Rabu (14/4/2021).

Selain itu, BPOM memperoleh 3 temuan yang ganjal dari vaksin Nusantara yaitu, vaksin Nusantara berjalan tanpa pengawasan, tak memenuhi konsep pembuktian, dan belum diujicobakan ke hewan.

Meski belum selesai proses uji klinis, pada medio April 2021 lalu, sejumlah pejabat telah menerima suntikan booster dari vaksin tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Indra Gunawan
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper