Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Partai Gelora Optimistis Tembus Ambang Batas Parlemen 4 persen

Elektablitas Partai Gelora sudah mencapai 3,4 persen berdasarkan hasil survei Trust Indonesia.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 13 Februari 2022  |  11:24 WIB
nJajaran pengurus Partai Gelora dipimpin Ketua Umum Anis Matta (tengah) dan Sekjen Mahfuz Sidik (paling kiri) bertemu dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo di Gedung Parlemen, Kamis (23/7). JIBI - Bisnis/John Andi Oktaveri \n
nJajaran pengurus Partai Gelora dipimpin Ketua Umum Anis Matta (tengah) dan Sekjen Mahfuz Sidik (paling kiri) bertemu dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo di Gedung Parlemen, Kamis (23/7). JIBI - Bisnis/John Andi Oktaveri \\n

Bisnis.com, JAKARTA - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia diprediksi mampu menembus ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4 persen pada Pemilu 2024 jika dengan tegas memposisikan diri sebagai partai oposisi.

Jika pemilu digelar hari ini, maka elektablitas Partai Gelora sudah mencapai 3,4 persen sebagaimana terungkap dari hasil survei Trust Indonesia yang dilakukan pada 3-13 Januari 2022.

Namun demikian, Direktur Riset Trust Indonesia Ahmad Fadhli mengingatkan proyeksi-proyeksi tersebut masih membutuhkan beberapa ikhtiar yang harus dilakukan ke depan.

"Menurut kami, ini peluang yang sangat besar. Partai Gelora bisa memerankan peran oposisi di saat Partai Demokrat dan PKS masih setengah hati,” ujarnya, Minggu (13/2/2022).

Hanya saja dia mengingatkan Partai Gelora harus pandai-pandai untuk mempertegas sikapnya dengan menggunakan data-data yang dimiliki, ditambah data-data hasil survei.

Fadhli menambahkan, data hasil survei bisa disikapi secara rasional dan dapat dipertanggungjawabkan secara scientific, bukan sekedar luapan emosional.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah dalam keterangannya mengatakan bahwa Partai Gelora sudah mempunyai proyeksi-proyeksi untuk menghadapi Pemilu 2024.

"Terus terang, kami di Partai Gelora itu sudah punya proyeksi proyeksi. Makanya saya sering bilang sama teman-teman, kita ini udah tahu cara menang, juga tahu cara curang, gitu. Tapi Insya Allah, kita nggak akan curang, tapi kita tahu siapa yang bisa mencurangi," kata Fahri.

Karena itu, apabila melihat hasil survei Trust Indonesia sudah sesuai dengan proyeksi-proyeksi yang dibuat Partai Gelora. Fahri memprediksi akan ada 8-10 partai yang akan lolos ke Senayan pada Pemilu 2024 mendatang, salah satunya adalah Partai Gelora.

"Kalau kita melihat proyeksi-proyeksi dan melihat hasil survei, maka Dewan nanti isinya ada 8-10 partai, mudah-mudahan Partai Gelora masuk. Dan per hari ini, Partai Gelora sudah masuk Senayan sebenarnya. Jumlahnya berapa, nanti kita lihat," katanya, Minggu (13/2/2022)

Partai Gelora sendiri mentargetkan elektablitas 4 persen saat pendaftaran peserta Pemilu 2024 pada Agustus 2022 mendatang, dan elektablitas 8-10 persen saat ditetapkan sebagai peserta pemilu pada Desember 2022.

Sebelumnya, hasil survei Litbang Kompas menunjukkan, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) merupakan partai politik baru yang paling dikenal publik dengan angka 4,3 persen.

Selanjutnya, terdapat Partai Masyumi (2,7 persen), Partai Indonesia Damai (2,4 persen), Partai Ummat (2,1 persen), Partai Nusantara (1,6 persen), Partai Usaha Kecil Menengah (1,2 persen).

Lalu, Partai Rakyat Adil Makmur (1 persen), Partai Era Masyarakat Sejahtera (0,4 persen), Partai Negeri Daulat Indonesia (0,3 persen), dan Partai Cinta (0,1 persen).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

oposisi parlemen Partai Gelora Pemilu 2024
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top