Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IDI: Indonesia Masuk Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19

Ketua Satgas Penanganan Pandemi Covid-19 IDI Profesor Zubairi Djoerban menilai situasi pandemi Indonesia sudah memasuki gelombang ketiga.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 31 Januari 2022  |  13:41 WIB
Zubairi Djoerban - Antara
Zubairi Djoerban - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Satgas Penanganan Pandemi Covid-19  Ikatan Dokter Indinesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban menilai situasi pandemi Indonesia sudah memasuki gelombang ketiga.

Alasannya, beberapa hari terakhir angka kasus Covid-19 melesat dan positivity rate sentuh angka 20,33 persen. Jauh lebih tinggi dibandingkan dengan standar yang dipatok Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 5 persen.

“Bagi yang mengira kita telah masuk gelombang tiga, ya kita telah “berhasil” memasukinya. Kasus naik tiap hari, BOR dan positivity rate juga, plus klaster,” ujar Zubairi seperti dilansir dari akun Twitternya, Senin (31/1/2022).

Menurut Zubairi, saat ini tingkat testing antara Ibu Kota dengan provinsi lain sangat timpang.

Dari total tes yang dilakukan kemarin, 53.797 atau mayoritas disumbang DKI Jakarta dengan 34.609 atau sebesar 64 persen.

“Testing itu sangat penting. Proporsi tes PCR di Jakarta versus provinsi lain terlalu jauh. Kita ini berjalan seperti biasa saja—tanpa sadar bahwa yang terinfeksi itu sebenarnya sudah di mana-mana,” tuturnya.

Kendati demikian, Zubairi meminta warga tidak panik namun tetap waspada.

Dia mengimbau, agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan 5M, di antaranya yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

"Tapi jangan panik. Kita bisa atasi sebelum jadi lebih buruk. Pemutusan rantai penularan harus dilakukan cepat dan efisien," ujarnya.

Akibat lonjakan kasus Covid-19 beberapa hari terakhir, keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) 140 rumah sakit rujukan Covid-19 DKI Jakarta terus mengalami lonjakan.

BOR meningkat jadi 56 persen dibanding hari sebelumnya, 54 persen. Begitu pula dengan BOR ICU naik jadi 19 persen.

“Tempat tidur isolasi Covid-19 saat ini telah terisi 2.426 dari 4.361 tempat tidur. Sedangkan untuk ICU terisi 152 tempat tidur dari total 651 yang disiapkan,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta kepada wartawan, kemarin.

Untuk kasus Covid-19 di Jakarta secara umum mencapai 6.622 kasus baru dalam sehari.

Dari temuan kasus tersebut, 95,6 persen merupakan transmisi lokal. Sedangkan, kasus secara nasional mengalami kenaikan mencapai 12.422 kasus dalam 24 jam.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top