Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jubir Kemenkes: Waspadai Transmisi Lokal Omicron

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes mengingatkan, bahwa varian Delta masih mendominasi kasus Covid-19 ditambah dengan potensi Omicron.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Januari 2022  |  14:02 WIB
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi dalam acara Siaran Pers PPKM secara daring di Jakarta, Rabu (25/8/2021) - ANTARA - Hreeloita Dharma Shanti.
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi dalam acara Siaran Pers PPKM secara daring di Jakarta, Rabu (25/8/2021) - ANTARA - Hreeloita Dharma Shanti.

Bisnis.com, JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengingatkan, bahwa varian Delta masih mendominasi kasus Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia dan ditambah dengan potensi Omicron, maka perlu kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan.

"Kembali kita mengingatkan bersama bahwa selain varian Omicron yang tentunya menjadi isu untuk kita yang saat ini, kita mulai waspada terhadap terjadinya peningkatan secara transmisi lokal," ujar Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam diskusi virtual PDPI, di Jakarta, Sabtu (22/1/2022).

"Tapi kita lihat sebenarnya varian Delta masih cukup mendominasi di beberapa daerah di Indonesia," tambahnya.

Artinya, tegas Nadia, kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan juga menjadi penting mengingat varian Delta masih merupakan varian yang cukup mendominasi di beberapa daerah di Indonesia.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Ditjen P2P Kemenkes dalam kesempatan itu juga mengatakan vaksinasi masih memberikan perlindungan substansial dari Covid-19, termasuk varian Omicron.

"Walaupun terjadi penurunan efikasi dari vaksin yang ada saat ini tapi kemudian kita melihat bahwa sistem sel T juga masih memberikan perlindungan," jelasnya.

Terkait hal itu, Nadia menjelaskan bahwa salah satu dugaan mengapa kasus Omicron menular sangat cepat tapi cenderung tidak bergejala atau bergejala ringan dikarenakan proteksi dari vaksinasi.

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia sendiri sampai 22 Januari 2022 pukul 12.00 WIB telah mencapai 123.782.386 orang yang mendapatkan dua dosis vaksin atau 59,43 persen dari target 208.265.720 orang yang ditetapkan pemerintah, menurut data di situs Kemenkes.

 

 

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 omicron

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top