Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MIT & Tsinghua Bangun Kampus di Indonesia, Begini Ekspresi Mantan PM Malaysia di Facebook

Mantan PM Malaysia mengaku kecewa dua universitas bergengsi dari Amerika Serikat dan China yang memilih Indonesia untuk pendirian kampus bersama, bukan Malaysia yang dinilainya berpotensi menjadi hub pendidikan global.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 21 Januari 2022  |  02:13 WIB
Presiden Salat Jumat Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak (tiga kanan) usai salat Jumat di Masjid Raya Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/4).  - Antara
Presiden Salat Jumat Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak (tiga kanan) usai salat Jumat di Masjid Raya Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/4). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Ungkapan kekecewaan Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak di laman Facebook miliknya atas rencana pembangunan kampus terpadu Upaya Indonesia Damai (UID) Bali Campus oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Tsinghua University menjadi sorotan di Tanah Air.

Najib mengaku kecewa dua universitas bergengsi dari Amerika Serikat dan China yang memilih Indonesia untuk pendirian kampus bersama, bukan Malaysia yang dinilainya berpotensi menjadi hub pendidikan global.

“Agak kecewa dengan pengumuman bahawa Massachusetts Institute of Technology [ranking #1 dunia] dari Amerika Syarikat dan Universiti Tsinghua [ranking 17] telah memilih Indonesia dan bukan Malaysia untuk menubuhkan kampus universiti [universitas] bersama,” katanya di Facebook dilansir oleh Free Malaysia Today, beberapa hari lalu(19/1/2021).

Menurutnya, kedatangan universitas dari luar ke Malaysia dapat meningkatkan kepercayaan para pelajar di Negeri Jiran. Dia mengklaim, di masa jabatannya, telah dibangun 11 kampus global.

“Selaras dengan hasrat itu, 11 kampus universiti [universitas] antrabangsa telah ditubuhkan dalam tempoh saya menjawat jawatan Menteri Pendidikan (1995-1999) atau sebagai Perdana Menteri," paparnya.

Malaysia sendiri telah berencana mengembangkan universitas internasional dengan Tsukuba Tokyo dengan mendirikan kampus di Selangor dan Kedah.

Namun, menurut Najib, rencana tersebut tidak ada perkembangannya. Hal ini membuat Najib kecewa. “Namun seolah-olah tiada lagi perkembangan baru sejak itu berkenaan rancangan Universiti Tsukuba tersebut,” katanya.

Najib berharap Menteri Pendidikan Mohd Radzi Md Jidin akan berusaha menarik Universitas Tsukuba dan universiti terkenal dunia lainnya untuk mendirikan kampus di Malaysia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia perdana menteri najib razak
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top