Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPK Amankan Uang Ratusan Juta dari OTT Hakim di Surabaya

KPK mengamankan uang mencapai ratusan juta rupiah dalam OTT Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni Hidayat, pengacara dan panitera.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 20 Januari 2022  |  15:53 WIB
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. - Antara
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni Hidayat, pengacara dan panitera dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya, pada Rabu (19/1) sore.

Dalam OTT tersebut, lembaga anti rasuah mengamankan uang mencapai ratusan juta rupiah.

“Sampai saat ini begitu [ratusan juta uang diamanka],” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Kamis (20/1/2022).

Uang ratusan juta itu diduga merupakan pelicin atau suap dari pengacara untuk hakim dan panitera terkait pengurusan perkara yang tengah berlangsung di Pengadilan Negeri Surabaya.

Ghufron menjelaskan bahwa tim KPK masih terus melakukan pengembangan terkait OTT di Surabaya. Tidak menutup kemungkinan jumlah uang yang diamankan lembaga antirasuah bisa bertambah.

“Kami terus melakukan pengembangan [terkait OTT di Surabaya],” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Itong Isnaeni Hidayat yang terjaring OTT KPK memiliki kekayaan sebesar Rp2,1 miliar.

Berdasarkan data LHKPN KPK, oknum hakim itu memiliki aset bergerak dan tidak bergerak antara lain aset tidak bergeraknya adalah bangunan dan tanah seluas 167 meter persegi di Kota Surakarta senilai Rp700 juta ditambah tanah seluas 330 meter persegi di Kota Boyolali senilai Rp330 juta.

Kemudian, aset lainnya adalah Mobil Toyota Innova tahun 2017 senilai Rp160 juta. Aset bergerak lain senilai Rp22,5 juta dan memiliki kas atau setara kas sebesar Rp962.042.499.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK korupsi surabaya OTT KPK
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top