Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Luhut, Prabowo, hingga Erick Thohir hadir di HUT ke-49 PDIP

Selain kader partai, sejumlah menteri Kabinet Joko Widodo juga hadir dalam HUT ke-49 PDIP.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 10 Januari 2022  |  13:19 WIB
Presiden Joko Widodo memberi sambutan pada perayaan HUT Ke-49 PDIP, Senin (10/1/2022) secara daring. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Presiden Joko Widodo memberi sambutan pada perayaan HUT Ke-49 PDIP, Senin (10/1/2022) secara daring. JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA -- Sejumlah menteri kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara HUT PDI Perjuangan (PDIP) ke 49.

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyebut satu persatu menteri yang hadir secara vrtual dalam peringatan ulang tahun partainya.

Beberapa nama yang disebut antara lain Menkopolhukam Mahfud MD, Menkomarives Luhut Binsar Pandjaitan, Menko PKM Muhadjir Effendy, dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Sementara itu menteri lain yang juga disebut Megawati adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, hingga Menteri BUMN Erick Thohir.

Adapun Megawati juga secara khusus menyebut Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahja Purnama alias Ahok sebagai sahabat. Sayangnya, acara yang digelar secara daring tersebut membuat Megawati sulit menemukan sosok Ahok di layar monitor.

"Terus ada sahabat saya juga Pak Ahok atau yang dikenal Basuki Tjahaja Purnama. Saya mencoba untuk melihat di layar, tapi karena begitu banyak yang hadir, sehingga saya tidak bisa melihat satu per satu," tutur Megawati.

Ahok sampai saat ini masih menjadi kader PDI Perjuangan. Dia tidak memiliki jabatan politik apapun, tetapi menjadi Komisaris Utama PT Pertamina.

Seperti diketahui, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto belum lama ini menyebut, bahwa dirinya sudah menawarkan Ahok untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta lagi, namun ditolak oleh Ahok karena mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut ingin menjadi guru dan mengajarkan ilmu politik kepada kader PDIP di seluruh Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

megawati pdip
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top