Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Omicron Merebak, Kasus Positif Covid-19 Hari Ini Bertambah 479

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus positif tertinggi pada hari ini yaitu mencapai 278 kasus.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 08 Januari 2022  |  18:53 WIB
Ilustrasi hasil tes Covid-19 varian Omicron - The Guardian
Ilustrasi hasil tes Covid-19 varian Omicron - The Guardian

Bisnis.com, JAKARTA – Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (8/1) kembali meningkat. Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan 479 kasus baru Covid-19.

Dengan penambahan 479 kasus positif Covid-19, maka total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 4.265.666 orang.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus positif tertinggi pada hari ini yaitu mencapai 278 kasus. Kemudian disusul Kepulauan Riau dengan penambahan 57 kasus baru Covid-19.

Di posisi berikutnya ada Provinsi Banten dengan penambahan 33 kasus positif, Jawa Timur 29 kasus dan Jawa Barat 25 kasus.

Sementara itu, jumlah pasien sembuh bertambah sebanyak 175 orang sehingga total pasien yang sembuh mencapai 4.115.747 orang.

Satgas Covid-19 juga mencatat bahwa jumlah orang yang meninggal akibat virus Corona bertambah 6 orang sehingga totalnya menjadi 144.127 orang.

Adapun, jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 5.792 kasus, bertambah 298 kasus dari hari sebelumnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah terus mengupayakan seluruh tahapan pelaksanaan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri dilaksanakan dengan baik untuk membendung penyebaran varian Omicron.

“Perlu diperhatikan bahwa pada beberapa daerah data kenaikan kasus banyak dikontribusikan oleh pencatatan kasus dari pelaku perjalanan luar negeri yang masuk ke Indonesia," kata Wiku dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menurutnya, pasca periode libur Nataru dan adanya Covid-19 varian Omicron menjadi ancaman dalam penanganan pandemi saat ini. Dia juga menyayangkan perkembangan tingkat provinsi yang menunjukkan perkembangan kurang baik.

Dikhawatirkan, dampak Nataru pada kenaikan kasus mulai terlihat dua minggu kemudian. Dari data terbaru, ujar Wiku, ada kenaikan kasus aktif pada sejumlah provinsi. Terjadi kenaikan selama 4 minggu berturut-turut yaitu di provinsi Ibukota DKI Jakarta dan Kepulauan Riau.

Lalu, kenaikan dalam 3 minggu berturut-turut juga terjadi di Kalimantan Selatan, serta kenaikan dalam 2 minggu terakhir diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara serta Papua.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19 omicron
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top