Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tata Cara Aqiqah Sesuai Ajaran Islam

Berikut ini tata cara aqiqah menurut ajaran Islam yang perlu diketahui.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 19 Desember 2021  |  17:57 WIB
Tata Cara Aqiqah Sesuai Ajaran Islam
Bayi yang baru lahir, Phuc An, dengan memakai pelindung wajah terlihat sebelum meninggalkan rumah untuk mendapatkan vaksinasi, di tengah penyebaran penyakitCovid-19, di Hanoi, Vietnam, 13/4/2020. Phuc An lahir di rumah sakit Vinmec di Hanoi pada 1 April. Foto diambil pada 13 April 2020. - Antara/Reuters\\n\\n

Bisnis.com, SOLO - Sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran bayi yang dinantikan, dalam tradisi umat Islam dikenal dengan aqiqah.

Hukum aqiqah sendiri menurut pendapat yang paling kuat adalah sunah muakadah.

Sedangkan tata cara aqiqah untuk anak laki – laki dan perempuan pada dasarnya sama saja. Adapun yang membedakan yaitu jumlah kambing yang dikurbankan untuk aqiqah.

Aqiqah untuk anak laki – laki menggunakan dua ekor kambing, sedangkan perempuan adalah satu ekor kambing.

Berikut ini adalah tata cara aqiqah untuk anak yang dikutip dari laman sdit.alhasanah.sch.id.

1. Menyembelih Kambing

Hal pertama yang perlu dilakukan saat aqiqah adalah menyembelih kambing. Sebelum proses pemotongan dimulai, disunnahkan untuk membaca doa aqiqah, yang artinya:

Dengan nama Allah serta dengan Allah, Aqiqah ini dari fulan bin fulan. Dagingnya dengan dagingnya, tulangnya dengan tulangnya. Ya Allah, jadikan aqiqah ini sebagai tanda kesetiaan kepada keluarga Muhammad SAW

2. Memasak Daging Aqiqah

Ada dua pendapat mengenai daging aqiqah. Pendapat pertama mengatakan bahwa daqing aqiqah perlu dimasak dulu sebelum dibagikan kepada orang – orang sebagai sedekah.

Sedangkan pendapat kedua menyarankan daging aqiqah bisa dibagikan secara mentah, sebagaimana daging kurban.

Akan tetapi, sebagian besar ulama sepakat bahwa pendapat yang mengatakan bahwa memasak daging aqiqah sebelum dibagikan adalah lebih utama dibandingkan dengan membagikannya secara mentah.

3. Memakan Sebagian Daging Aqiqah
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh al-Bayhaqi, Aisyah ra. berkata:

"Sunahnya dua ekor kambing untuk anak laki – laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya), dan disedekahkan pada hari ketujuh".

Dari hadits tersebut jelas bahwa daging aqiqah boleh dimakan oleh keluarga, dan sebagian lainnya bisa dibagikan kepada tetangga atau fakir miskin. Tata cara ini hampir sama dengan cara pembagian daging kurban.

4. Mencukur Rambut dan Memberikan Nama

Selanjutnya, merupakan bagian dari tata cara aqiqah untuk memotong rambut bayi dan memberikan nama.
Pemberian nama bayi haruslah nama yang baik. Karena hal ini menjadi cerminan dan doa mengenai akhlak dan iman anak kepada Allah SWT.

Sedangkan untuk mencukur rambut bayi pada saat aqiqah, sebagian besar ulama menganggapnya sebagai sesuatu yang Sunnah untuk dilakukan.

5. Mendoakan Bayi Saat Aqiqah

Tata cara aqiqah berikutnya adalah dengan mendoakan kebaikan kepada anak. Salah satu doa yang disunnahkan untuk dibacakan kepada bayi yang baru lahir memiliki arti:

"Saya perlindungkan engkau, wahai bayi, dengan kalimat Allah yang Perkasa, dari tiap – tiap godaan syaitan, serta tiap – tiap pandangan yang penuh kebencian".

Itulah tata cara aqiqah sesuai Sunnah yang bisa Anda ikuti. Sebagian besar ulama setuju bahwa waktu terbaik untuk melaksanakan aqiqah adalah pada saat bayi sudah berumur tujuh hari. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa aqiqah bisa dilaksanakan pada hari keempat belas atau hari kedua puluh satu setelah kelahiran bayi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kelahiran
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top