Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksin Covid-19 Dosis Penuh Bakal Jadi Syarat Perjalanan Lintas Jabodetabek

Kebijakan wajib vaksin Covid-19 dosis penuh untuk perjalanan di wilayah aglomerasi rencananya akan diberlakukan selama masa pengetatan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 09 Desember 2021  |  20:30 WIB
Vaksin Covid-19 Dosis Penuh Bakal Jadi Syarat Perjalanan Lintas Jabodetabek
Sejumlah calon penumpang KRL Commuter Line memasuki gerbang tiket elektronik di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). - Antara Foto/Arif Firmansyah
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah dalam waktu dekat akan memberlakukan wajib vaksin Covid-19 dosis penuh bagi pelaku perjalanan, baik untuk antar kabupaten atau kota dalam wilayah aglomerasi maupun di luar wilayah aglomerasi. 

Wilayah aglomerasi adalah kawasan perkotaan atau kabupaten yang saling terhubung dalam kesatuan wilayah, misalnya Jabodetabek. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan kebijakan ini rencananya akan diberlakukan selama masa pengetatan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Untuk itu, terkait cakupan vaksinasi daerah, Pemerintah memberlakukan diskresi bagi daerah di luar Jawa–Bali yang cakupan vaksinasinasinya dibawah rata-rata nasional.

"Pemerintah Pusat memberikan diskresi kepada Pemerintah Daerah untuk dapat menyesuaikan peraturan sesuai kondisi di daerahnya masing-masing," jelasnya dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (9/12/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

"Untuk itu, seluruh masyarakat yang belum divaksin penuh, untuk dapat segera mengunjungi pos pelayanan vaksinasi terdekat termasuk di sejumlah bandara dan pelabuhan," lanjutnya.

Sementara itu, Satuan Tugas Penananganan Covid-19 mencatat kasus terkonfirmasi nasional pada Kamis (9/12/2021) mencapai 220 sehingga kumulatifnya menjadi 4.258.560 kasus. Sementara itu, kasus sembuh bertambah 296 sehingga jika ditotal menjadi 4.109.364 orang.

Lalu, kasus meninggal naik 9 sehingga totalnya menjadi 143.918 orang. Peningkatan kasus positif dan sembuh pada hari ini merupakan hasil pemeriksaan terjadap 360.510 spesimen dari 267.119 orang.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan kenaikan kasus harian tertinggi yaitu 45 kasus, diikuti DKI Jakarta 36, Jawa Timur 30, dan Jawa Tengah 16.

Sementara itu, sebanyak 10 provinsi melaporkan 0 kasus pada hari ini diantaranya Aceh, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Tenggara. Kasus aktif Covid-19 pada 9 Desember turun 85 orang, sehingga totalnya menjadi 5.278 orang.

Satgas juga mencatat sebanyak 5.203 orang kini berstatus suspek. Lalu, rasio positif pada hari ini tercatat 0,11 persen dengan rasio mingguan (28 November - 4 Desember 2021) 0,16 persen.

Sementara itu, sebanyak 652.282 orang telah disuntikkan vaksin dosis pertama pda hari ini, sehingga totalnya menjadi 144.446.324 orang. Pada saat yang sama, sebanyak 690.237 orang disuntikkan vaksin dosis kedua sehingga kumulatifnya menjadi 101.149.509 orang.

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top