Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waduh! 8 Orang Penambang Terjebak saat Gunung Semeru Meletus

Gunung Semeru meletus telah menelan 1 orang meninggal dan 8 penambang masih terjebak.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 04 Desember 2021  |  21:40 WIB
Gunung Semeru Erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sore - Antara
Gunung Semeru Erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sore - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Gunung Semeru meletus hari ini telah menelan satu korban jiwa, dua orang hilang, dan delapan orang penambang dinyatakan terjebak.

"Satu orang warga Curah Kobokan, Lumajang, Jawa Timur, meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru. Sementara itu, dua orang hilang dan 8 orang penambang di Desa Sumberwuluh terjebak," kata Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (4/12/2021).

Indah mengatakan di Curah Kobokan terdapat 300 kepala keluarga (KK), yang sebagian besar telah mengungsi. Beberapa warga juga berhasil dievakuasi. Namun, berdasarkan informasi terbaru, terdapat 10 orang belum dievakuasi karena lokasi dipenuhi lumpur setinggi lutut kaki.

Dia juga menginformasikan bahwa di Dusun Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Lumajang, terdapat dua penambang pasir yang hilang dan saat ini belum ditemukan saat Gunung Semeru meletus.

Sementara itu, terdapat 8 orang penambang terjebak di kantor pemilik tambang. Warga tersebut sempat meminta pertolongan, tetapi petugas keselamatan sulit menembus daerah terdampak karena lahar panas sudah di lokasi tersebut.

“Delapan orang terjebak di kantor pemilik tambang dan kami tidak bisa menghubungi. Tadi sore mereka sempat mengirimkan video minta tolong untuk dibantu, namun petugas tidak bisa mengevakuasi karena lahar panas sudah di sana,” kata Indah.

Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB pada Sabtu (4/12) dengan amplitudo maksimal 20 milimeter.

Pada pukul 15.10 WIB, Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang.

“Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi [PVMBG], guguran lava pijar Gunung Semeru teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah,” ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnpb Gunung Semeru
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top