Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Varian Omicron Mewabah, Jepang Tutup Perbatasan untuk WNA dari 9 Negara

Jepang mempertimbangkan lebih memperketat perbatasan saat varian Omicron menyebar, Negara itu sudah menutupnya untuk warga asing yang bepergian dari sembilan negara.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 November 2021  |  13:08 WIB
Kondisi penerbangan pada masa pandemi Covid-19 di Jepang. - Antara
Kondisi penerbangan pada masa pandemi Covid-19 di Jepang. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, Senin (29/11/2021), mengatakan bahwa negaranya akan mempertimbangkan untuk lebih memperketat perbatasan saat varian baru Virus Corona, Omicron, menyebar ke seluruh dunia.

"Kami (mengambil tindakan) dengan kepekaan yang tinggi dalam menghadapi krisis" kata Kishida kepada wartawan.

Dia menyebut, bahwa Jepang pada Minggu (28/11/2021) menutup perbatasannya untuk warga asing yang bepergian dari sembilan negara termasuk Afrika Selatan.

"Ketika kami melihat penyebaran virus di seluruh dunia, kami terus mempertimbangkan langkah-langkah lebih lanjut untuk memperketat kontrol perbatasan dan akan mengumumkan keputusan kami pada waktu yang tepat," ujar Kishida.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (26/11/2021) mengklasifikasi varian B11529 yang muncul di Afrika Selatan sebagai SARS-CoV-2 "varian yang diwaspadai", dan menyebutkan bahwa varian itu kemungkinan lebih cepat menular dibandingkan varian lainnya.

Bukti awal menunjukkan adanya peningkatan risiko infeksi berulang dan "perubahan yang merugikan dalam epidemiologi Covid-19," kata WHO lewat pernyataan usai rapat tertutup ahli independen yang meninjau data tersebut.

Infeksi Virus Corona di Afrika Selatan melonjak drastis dalam beberapa pekan terakhir, bersamaan dengan temuan varian yang kini dinamai sebagai Omicron, katanya.

Varian ini mempunyai mutasi yang banyak, yang beberapa di antaranya mengkhawatirkan. Bukti awal memperlihatkan bahwa varian ini memiliki risiko infeksi berulang yang tinggi, jika dibanding dengan (varian yang diwaspadai) lainnya.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19 omicron

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top