Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Mendapatkan Logo Halal MUI untuk Pelaku Usaha

Berikut adalah cara mendapatkan logo halal MUI lengkap dengan dokumen yang harus dipersiapkan.
1

Tahap Selanjutnya, Audit hingga Penerbitan Sertifikat

Ilustrasi
Ilustrasi

5. Penjadwalan audit

Ketika sudah berhasil melewati tahap pre-audit dan akad sudah disetujui, pelaku usaha pangan dan auditor atau LPPOM MUI bisa melakukan penjadwalan audit.

6. Pelaksanaan audit

Auditor akan memeriksa penerapan Sistem Jaminan Halal (SJH) yang mencakup 11 kriteria, yakni kebijakan halal, tim manajemen halal, pelatihan, bahan, produk, fasilitas produksi, prosedur tertulis untuk aktivitas kritis, kemampuan telusur, penanganan produk yang tidak sesuai kriteria, audit internal, serta kaji ulang manajemen.

7. Rapat auditor dan analisis lab

Pada tahap ini, dilakukan pengujian sampel bahan atau produk pangan oleh LPPOM MUI dari pelaku usaha dan pembahasan hasil audit dalam rapat auditor.

8. Keputusan status SJH

LPPOM MUI akan memberikan hasil penilaian kecukupan pemenuhan kriteria SJH kepada Rapat Komisi Fatwa.

9. Rapat Komisi Fatwa MUI

Penetapan kehalalan produk oleh Komisi Fatwa MUI.

10. Memperoleh status ketetapan halal MUI

Apabila produk pangan dinyatakan halal oleh Komisi Fatwa MUI, maka pelaku usaha akan memperoleh Ketetapan Halal MUI dan status atau Sertifikat SJH.

11. Penerbitkan sertifikat halal

Pelaku usaha akan memperoleh dan bisa menerbitkan Sertifikat Halal dari BPJPH berdasarkan Ketetapan Halal MUI.

2 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mui sertifikasi halal
Editor : Aliftya Amarilisya

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top