Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 di Eropa Timur akan Lampaui 20 Juta

Negara-negara di kawasan Eropa Timur memiliki tingkat vaksinasi Covid-19 terendah di Eropa, dengan kurang dari setengah populasi yang telah menerima dosis tunggal.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 24 Oktober 2021  |  18:27 WIB
Seorang petugas medis memegang vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech di Rumah Sakit Careggi, Florence, italia, Minggu (27/12/2020). Sejumlah negara di Eropa memulai vaksinasi Covid-19 kepada warganya. - Antara\r\n \r\n
Seorang petugas medis memegang vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech di Rumah Sakit Careggi, Florence, italia, Minggu (27/12/2020). Sejumlah negara di Eropa memulai vaksinasi Covid-19 kepada warganya. - Antara\\r\\n \\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA--Kasus Covid-19 di Eropa Timur akan segera melampaui angka 20 juta. Data tersebut menurut penghitungan ketika kawasan itu bergulat dengan angka terburuk sejak pandemi virus Corona dimulai dan upaya vaksinasi terlambat.

Negara-negara di kawasan Eropa Timur memiliki tingkat vaksinasi Covid-19 terendah di Eropa, dengan kurang dari setengah populasi yang telah menerima dosis tunggal.

Hongaria berada di puncak tingkat vaksinasi di kawasan itu dengan 62 persen daari populasinya telah menerima setidaknya satu suntikan, sedangkan Ukraina hanya memberi 19 persen penduduknya satu dosis, menurut Our World in Data seperti dikutip Aljazeera.com, Minggu (24/10/2021).

Infeksi baru di wilayah tersebut terus meningkat dan sekarang rata-rata setidaknya 83.700 kasus baru per hari atau level tertinggi sejak November tahun lalu. Meskipun hanya memiliki empat persen dari populasi dunia, Eropa Timur menyumbang sekitar 20 persen dari semua kasus baru yang dilaporkan secara global.

Menurut analisis Reuters, tiga dari lima negara teratas yang melaporkan kematian terbanyak di dunia berada di Eropa Timur, yakni Rusia, Ukraina, dan Rumania.

"Masyarakat banyak melakukan pertemuan sosial di dalam ruangan setelah pencabutan pembatasan tepat ketika musim dingin tiba. Hal itu mendorong peningkatan infeksi Covid-19 di banyak negara di seluruh Eropa," kata direktur darurat Organisasi Kesehatan Dunia Mike Ryan seperti dikutip dari Aljazera.com, Minggu (24/10/2021). 

Ketika gelombang infeksi meningkat, dia menuturkan banyak orang di Eropa Timur terbelah antara pembangkangan dan penyesalan karena tidak divaksinasi.

Jajak pendapat Komisi Eropa, Eurobarometer, telah menunjukkan bahwa setidaknya satu dari tiga orang di sebagian besar negara di Uni Eropa bagian timur tidak mempercayai sistem perawatan kesehatan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uni eropa Virus Corona Covid-19

Sumber : Aljazera.com

Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top