Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Politeknik Negeri Jember Juara Umum AITC III 2021

Ajang ini cukup penting untuk menemukan inovasi bidang pertanian.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 10 Oktober 2021  |  13:05 WIB
Seorang petani tengah berada di sawah di Sungai Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatra Barat. Di kawasan pertanian padi ini banyak tumbuh pembangunan rumah baru yang dapat berdampak pada penyusutan luas lahan tanam padi. - Bisnis/Noli Hendra\r\n
Seorang petani tengah berada di sawah di Sungai Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatra Barat. Di kawasan pertanian padi ini banyak tumbuh pembangunan rumah baru yang dapat berdampak pada penyusutan luas lahan tanam padi. - Bisnis/Noli Hendra\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA -- Politeknik Negeri Jember menjadi juara umum pada babak final 'Agricultural Innovation Technology Competition III 2021'.

Kepala Unit Humas dan Protokol Politeknik Negeri Jember, Mahsus Nurmanto mengatakna bahwa kegiatan ini digelar secara luring di kampus tersebut pekan lalu dan kemenangan ini diharapkan menjadi tolak ukur kompetensi mahasiswa sekaligus meningkatkan daya tawar perguruan tinggi vokasi dengan industri ataupun para mitra untuk mendukung program  link and match .

“Kemenangan ini menjadi semangat bagi Polije untuk meningkatkan kompetensi di bidang pertanian, khususnya bagi mahasiswa yang memang fokus di bidang pertanian. Selain itu, hal tersebut juga dapat membangun opini masyarakat bahwa Polije berkompeten dalam memperkuat bidang pertanian,” tuturnya, Minggu (10/10/2021).

AITEC III, katanya, menjadi salah satu piranti tolak ukur bagi  kompetensi mahasiswa vokasi. Tak hanya menjadi tolak ukur, keberadaan AITEC sekaligus diharapkan bisa menjadi  daya tawar untuk membuka  atau membangun kemitraan yang lebih luas dengan industri.

“Sehingga pada akhirnya dapat mendukung keberhasilan dalam membangun  link and match antara industri dan perguruan tinggi vokasi menjadi semakin kuat. Karena proporsisi lulusan kami selain diharapkan untuk berwirausaha seperti membuat starup, pemasaran untuk lulusan kami juga kan ke industri,” tambahnya.

AITEC merupakan lomba yang cukup bergengsi untuk seluruh politeknik negeri dan universitas yang memiliki studi pertanian. AITEC III 2021 merupakan gelaran kompetisi  ketiga kali sejak 2017 lalu.

Setelah sempat vakum pada 2019 dan 2020 akibat pandemi Covid-19, AITEC kembali digelar tahun ini. Pada AITEC 2021, setidaknya diikuti oleh 19 perguruan tinggi vokasi maupun negeri dan swasta,. Adapun jumlah peserta mencapai 327 mahasiswa. Di babak awal, seleksi peserta dilakukan secara daring, hingga menyisakan sekitar 15 perserta di babak final yang diselenggarakan secara luring. 

Dalam kompetisi tersebut,  terdapat dua kategori kompetisi, yaitu Kompetisi Inovasi Teknologi Bidang Pertanian dan Kontes Vokasi Bidang Pertanian. Untuk kontes vokasi bidang pertanian terdiri dari Kontes Teknik Okulasi Tanaman, Kontes Formulasi Pakan Ternak dan Ikan, Kontes Menggambar Teknik Alat/Komponen Pertanian dengan AutoCAD, Kontes Penyuluhan Pertanian, Kontes Desain Kemasan Produk Hasil Pertanian, Kontes Teknik Proses Fillet Ikan dan Kontes Teknik Proses Karkas Ayam. 

Sebelumnya, saat membuka acara, Direktur Akademik Perguruan Tinggi Vokasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Beny Bandanadjaya mengatakan,  sebagai ajang kompetisi, AITEC berperan penting  sebagai salah satu tolok ukur kompetensi mahasiswa PTV.

“Para peserta yang hari ini berkompetisi di Babak Final AITEC III, sejatinya sudah menjadi pemenang serta termasuk mahasiswa yang mempunyai kompetensi unggul,” tutur Beny.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pendidikan Vokasi
Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top