Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tujuh Perempuan Korban Perdagangan Manusia di Cibubur Berhasil Diselamatkan

Tujuh korban perdagangan tersebut, saat ini untuk sementara ditampung di kantor BP2MI Jakarta, Ciracas, Jakarta Timur.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Agustus 2021  |  23:21 WIB
Tujuh Perempuan Korban Perdagangan Manusia di Cibubur Berhasil Diselamatkan
BP2MI selamatkan tujuh perempuan korban perdagangan manusia yang akan dikirim ke Irak di Cibubur, Jakarta, Rabu (11/8/2021). - Antara/BP2MI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Perlindungan Pekerja Migrasi Indonesia (BP2MI) menyelamatkan tujuh perempuan korban perdagangan manusia di Cibubur, Jakarta Timur, yang akan dikirim ke Irak.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani di Jakarta, Rabu malam, mengatakan ketujuh korban perdagangan tersebut diselamatkan dari sebuah tempat penampungan.

Rencananya mereka akan diberangkatkan ke Irak pada Kamis (12/8/2021). "Mereka hampir saja diberangkatkan ke Irak," kata dia.

Ia menambahkan tujuh perempuan itu berasal dari sejumlah daerah, seperti Sukabumi, Indramayu, dan Karawang.

Sejak 2016, pihaknya sudah melarang pengiriman tenaga kerja ke Timur Tengah.

Dia mengatakan tujuh korban perdagangan tersebut, saat ini untuk sementara ditampung di kantor BP2MI Jakarta, Ciracas, Jakarta Timur, sebelum nantinya dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

"Tidak boleh ada lagi perbudakan modern, mereka adalah manusia yang harus kita hormati, tapi kemudian diperjualbelikan oleh sindikat perdagangan orang," ujar Benny Rhamdani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

TKI human trafficking perdagangan manusia

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top