Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selain Ivermectin, Erick Thohir Rencana Produksi Remdesivir di Indonesia

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa kesediaan obat menjadi hal utama dalam menangani peningkatan kasus Corona
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 28 Juni 2021  |  15:55 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. - Antara
Menteri BUMN Erick Thohir. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah berencana untuk memproduksi Remdesivir sebagai obat terapi bagi pasien Covid-19 di dalam negeri seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa kesediaan obat menjadi hal utama dalam menangani peningkatan kasus Corona. Beberapa jenis obat yang mendapat perhatian adalah Oseltamivir, Pafiviravir dan Remdisivir.

Erick mengungkapkan kementeriannya bersama dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kesehatan berupaya memenuhi kebutuhan Remdisivir di dalam negeri. Hal itu dilakukan karena melihat kelangkaan Remdisivir yang terjadi di India saat terjadi lonjakan kasus Covid-19.

"Kita Remdesivir juga kemarin sudah coba memproses kalau bisa produksi dalam negeri," kata Erick saat konferensi pers, Senin (28/6/2021).

Selain itu, Erick menyatakan pemerintah telah menyiapkan produksi jutaan butir Ivermectin bila sudah terbukti baik digunakan untuk melawan Covid-19.

"Kita sudah siapkan produksi sebesar 4,5 juta. Kalau memang ternyata baik untuk kita semua tentu produksi ini akan kita genjot," ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat mendapat obat murah dan terapi murah di tengah meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia. Kebijakan ini akan diambil setelah hasil uji klinis ke luar.

"Kami terima kasih dukungannya dan mudah-mudahan kerja sama ini terus terjaga, dan Insya Allah dengan niat baik semuanya ada solusi," ungkapnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

erick thohir Covid-19 Obat Covid-19 Remdesivir ivermectin
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top