Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

FDA Setujui Obat Covid-19 Remdesivir untuk Anak Berusia di Bawah 12 Tahun

FDA menyetujui pengobatan Covid-19 Veklury atau remdesivir untuk pasien berusia 28 hari ke atas dengan berat badan minimal 3 kilogram yang terinfeksi SARS-CoV-2.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 April 2022  |  18:32 WIB
FDA Setujui Obat Covid-19 Remdesivir untuk Anak Berusia di Bawah 12 Tahun
Seorang teknisi laboratorium sedang mengerjakan produksi Remdesivir, obat yang digunakan untuk pengobatan penyakit Covid-19 di fasilitas Eva Pharma di Kairo, Mesir, 1 Juni 2021. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA  - Badan Pengawas Obat dan Makanan (Food and Drug Administration/FDA) Amerika Serikat (AS) memperluas persetujuannya terhadap pengobatan Covid-19 Veklury, yang juga dikenal sebagai remdesivir, untuk memasukkan pasien berusia 28 hari ke atas dengan berat badan minimal 3 kilogram yang terinfeksi SARS-CoV-2.

Langkah ini menjadikan Veklury sebagai pengobatan Covid-19 pertama yang disetujui untuk anak-anak berusia di bawah 12 tahun, tutur FDA.

Veklury disetujui untuk anak-anak yang dirawat di rumah sakit, atau terinfeksi Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang dan berisiko tinggi berkembang menjadi parah, menurut FDA.

Sebelumnya, Veklury hanya disetujui untuk mengobati Covid-19 bagi orang dewasa tertentu dan pasien anak-anak berusia 12 tahun ke atas yang memiliki berat badan minimal 40 kilogram.

"Karena Covid-19 dapat menyebabkan sakit parah pada anak-anak, beberapa di antaranya saat ini tidak memiliki pilihan vaksinasi, pilihan pengobatan Covid-19 yang aman dan efektif terus diperlukan untuk kelompok populasi ini," kata Patrizia Cavazzoni, Direktur Pusat Evaluasi dan Penelitian Obat FDA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Obat Covid-19 Remdesivir

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top