Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terungkap! Gara-gara Ini Kasus Covid-19 di Kudus - Bangkalan Melonjak

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkap penyebab kasus Covid-19 di Kudus dan Bangkalan melonjak.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  16:23 WIB
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito  -  Sumber: www.covid19.go.id
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito - Sumber: www.covid19.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 mengungkapkan penyebab kenaikan kasus di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dan Bangkalan, Jawa Timur beberapa pekan terakhir.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan kenaikan kasus konfirmasi di Kudus salah satunya dipicu kegiatan wisata religi, yaitu ziarah dan tradisi kupatan yang dilakukan warga 7 hari pasca Hari Raya Idulfitri.

“Sedangkan yang terjadi di Kabupaten Bangkalan dipicu dari penulatan klaster keluarga setelah mereka melakukan mudik Lebaran,” katanya saat konferensi pers virtual, Rabu (9/6/2021).

Dia menyebutkan pemerintah pusat telah melakukan langkah cepat dengan berkoodinasi bersama pemerintah daerah. Pemerintah juga memberikan bantuan kepada daerah yang mengalami kenaikan kasus.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah setidaknya melakukan tiga upaya strategi untuk menangani kenaikan kasus di dua daerah tersebut.

Pertama, mengurai beban rumah sakit dengan merujuk sejumlah pasien Covid-19 dari Kudus ke Semarang dan dari Bangkalan ke Surabaya. Upaya ini juga diikuti dengan pengiriman dokter tambahan di dua wilayah itu.

"Kapasitas rumah sakit di Semarang dan juga kapasitas rumah sakit di Surabaya itu cukup untuk bisa menerima rujukan dari daerah Kudus dan daerah Bangkalan untuk mengurangi juga tekanan di rumah sakit rumah sakit Kudus dan Bangkalan," katanya melalui kanal YouTube Setpres, Senin (7/6/2021).

Kedua, Kemenkes meminta Pemerintah Daerah untuk memastikan penerapan protokol kesehatan secara maksimal dengan penguatan testing, tracing dan treatment.

"Saya minta tolong dilaporkan secara lengkap dengan demikian kita bisa melakukan langkah antisipasi kalau kita temui ada yang terkena tracing jangan ditolak kalau misalnya ada terkena [terkonfirmasi] nggak usah khawatir nggak usah takut," tuturnya.

Menkes juga menekankan pentingnya isolasi mandiri bagi pasien Covid-19. Menurutnya, 80 persen penderita dapat sembuh dengan sendirinya. Sebab itu, masyarakat terkonfirmasi cukup melakukan isolasi mandiri sembari menerapkan prokes.

Adapun, langkah terakhir yang dilakukan pemerintah adalah menggelontorkan 50.000 dosis vaksin ke Kudus dan Bangkalan. Cara ini diyakini akan mengurangi risiko penularan di masyarakat.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top