Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengadilan Tinggi Singapura Kabulkan Permohonan Moratorium Pan Brothers (PBRX)

PBRX itu memaparkan bahwa keputusan soal moratorium itu dihasilkan dari persidangan yang digelar pada 4 Juni 2021.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 08 Juni 2021  |  17:38 WIB
Proses penjahitan produk tekstil di pabrik PT Pan Brothers Tbk.  - panbrotherstbk.com
Proses penjahitan produk tekstil di pabrik PT Pan Brothers Tbk. - panbrotherstbk.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Pengadilan Tinggi Singapura telah mengabulkan permohonan moratorium yang diajukan PT Pan Brothers Tbk sampai dengan 1 Juli 2021. Permohonan moratorium itu untuk melindungi perusahaan  selama proses restrukturisasi berlangsung.

Dalam keterbukaan informasi ke otoritas bursa, emiten tekstil berkode PBRX itu memaparkan bahwa keputusan soal moratorium itu dihasilkan dari persidangan yang digelar pada tanggal 4 Juni 2021.

"Pan Brothers dan anak perusahaannya telah diberikan moratorium hingga batas waktu yang lebih dulu di antara 1 Juli 2021 dan tanggal di mana permohonan tersebut akhirnya diputuskan oleh pengadilan," tulis perseroan dalam keterbukaan informasi yang dikutip, Selasa (8/6/2021).

Adapun pengadilan tinggi negeri jiran itu juga memberikan sejumlah perintah kepada PBRX. Pertama, tidak ada keputusan yang akan diambil untuk pembubaran Pan Brothers atau masing-masing anak perusahaan.

Kedua, tidak ada kurator atau pengurus yang ditunjuk atas properti atau usaha Pan Brothers dan entitas anak usaha. Ketiga, tidak ada proses hukum yang akan dimulai atau dilanjutkan terhadap Pan Brothers atau masing-masing anak perusahaan kecuali dengan izin pengadilan dan tunduk pada persyaratan yang ditetapkan oleh pengadilan.

Keempat, tidak ada permulaan, kelanjutan atau pengadaan eksekusi, tekanan atau proses hukum lainnya terhadap properti Pan Brothers atau masing-masing anak perusahaan kecuali dengan izin Pengadilan dan tunduk pada persyaratan yang ditetapkan oleh pengadilan.

Kelima,  tidak ada langkah-langkah yang akan diambil untuk menegakkan jaminan atas properti Pan Brothers untuk mengambil kembali barang-barang yang dipegang oleh Pan Brothers berdasarkan perjanjian sewa barang, sewa beli perjanjian atau perjanjian retensi hak, kecuali dengan izin Pengadilan dan tunduk pada syarat-syarat yang ditetapkan oleh pengadilan.

Seperti diketahui, PBRX sedang mengalami kondisi pelik. Emiten tekstil itu tengah berupaya merestrukturisasi dengan para pemberi pinjaman.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura pan brothers
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top