Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ibadah Haji 2021 Batal, Wakil Ketua DPR: Keputusan Pemerintah Sudah Benar

Hal tersebut diungkapkan sebagai respons adanya surat dari Kedutaan Besar Arab Saudi yang ditujukan kepada Ketua DPR Puan Maharani yang tersebar ke media.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 04 Juni 2021  |  14:58 WIB
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Achmad. - Antara
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Achmad. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa keputusan Kementerian Agama untuk membatalkan pemberangkatan haji dari Indonesia sudah benar mengingat ketersediaan waktu untuk mempersiapkan terlalu mepet.

Hal tersebut diungkapkan sebagai respons adanya surat dari Kedutaan Besar Arab Saudi yang ditujukan kepada Ketua DPR Puan Maharani yang tersebar ke media.

Dalam surat itu disebutkan bahwa informasi yang diungkapkan oleh Sufmi terkait dengan Indonesia yang tidak mendapat kuota haji tidak benar. Kedubes Saudi juga mengatakan bahwa otoritas resminya tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait hal tersebut.

“Sampai dengan 28 Mei, limit waktu kita harus mempersiapkan haji, kita belum dapat kepastian dari pemerintah Arab Saudi, sehingga sudah benar Kementerian Agama mengambil sikap untuk tidak menyelenggarakan lagi,” ungkapnya dalam pernyataan melalui video singkat yang diunggah oleh DPR pada Jumat (4/6/2021).

Menurutnya, tidak mungkin melakukan persiapan haji dengan waktu yang sangat sempit. Perlu diketahui, ibadah haji kemungkinan akan dimulai pada 17 Juli 2021.

“Saya juga tidak mengada-ada dengan perhitungan waktu itu. Kita juga sudah cek belum ada kabar dari Arab Saudi kita dapat kuota haji atau tidak,” tuturnya.

Dalam pernyataan sebelumnya, politikus Partai Gerindra ini mengungkapkan bahwa tidak perlu meributkan soal syarat vaksin oleh pemerintah Arab Saudi, mengingat Indonesia tidak mendapat kuota haji.

Surat yang ditanda tangani oleh Duta Besar Arab Saudi Essam Bin Ahmed Abid Althaqafi juga menyatakan bahwa pernyataan Ace Hasan Syadzily, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI yang menyebutkan adanya 11 negara yang telah memperoleh kuota haji dari Kerajaan Arab Saudi pada tahun ini dan Indonesia tidak termasuk dari negara-negara tersebut tidak benar.

“Kerajaan Arab Saudi hingga saat ini belum mengeluarkan instruksi apapun berkaitan dengan pelaksanaan haji tahun ini, baik bagi para jemaah haji Indonesia atau bagi para jemaah haji lainnya dari seluruh negara di dunia,” tulisnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr arab saudi Ibadah Haji
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top