Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Asabri, BPK Didesak Segera Serahkan Penghitungan Kerugian Negara

Pihak BPK sampai saat ini masih belum menyerahkan hasil penghitungan kerugian negara (PKN) dalam kasus korupsi Asabri ke penyidik Kejagung.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 25 Mei 2021  |  09:59 WIB
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar menyerahkan hasil penghitungan kerugian negara (PKN) terkait kasus korupsi PT Asabri (Persero).

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Ali Mukartono mengemukakan pihak BPK sampai saat ini masih belum menyerahkan hasil PKN dalam kasus korupsi Asabri ke penyidik Kejagung.

Padahal, pada pekan lalu Kejagung dan BPK sudah bertemu untuk membahas kasus korupsi Asabri. Namun, hasil kerugian negara terkait kasus korupsi Asabri tidak kunjung diserahkan BPK ke Kejagung.

"Belum diserahkan, mungkin di sana [BPK] masih finishing," tuturnya kepada Bisnis, Selasa (25/5/2021).

Sebelumnya, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah mengatakan PKN BPK tersebut akan dibawa ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta sebagai alat bukti untuk memperkuat penuntutan terhadap sembilan orang tersangka korupsi PT Asabri.

"Nanti hasil perhitungan kerugian negara itu akan dibawa ke Pengadilan Tipikor," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpk asabri kejagung
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top