Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sempat Ditahan Militer Myanmar, Jurnalis Jepang Kembali ke Negaranya

Kendati berhasil dibebaskan dan kembali ke Jepang, jurnalis ini juga menyesal harus meninggalkan Myanmar karena masih ingin memberikan laporan dari negara itu.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 15 Mei 2021  |  20:52 WIB
Pengunjuk rasa saat melakukan aksinya di Yangon, Myanmar, 10 Februari 2021./Bloomberg/AFP - Getty Images/Sai Aung Main
Pengunjuk rasa saat melakukan aksinya di Yangon, Myanmar, 10 Februari 2021./Bloomberg/AFP - Getty Images/Sai Aung Main

Bisnis.com, JAKARTA - Wartawan Jepang Kitazumi Yuki yang sebelumnya ditahan di Myanmar dikabarkan telah dilepaskan dan kembali ke Jepang.

Media pemerintah Myanmar melaporkan bahwa langkah itu dilakukan dengan pertimbangan hubungan bilateral mendatang.

Berdasarkan laporan dari Perusahaan Penyiaran Jepang pada Sabtu (15/5/2021), Kitazumi Yuki tiba di bandara Narita dekat Tokyo pada Jumat (14/05/2021) petang.

Saat tiba di Jepang, dia sempat menghaturkan terima kasih kepada orang-orang yang telah mengupayakan pembebasannya. Walaupun demikian, dia juga menyesal harus meninggalkan Myanmar karena dia ingin terus memberikan laporan dari negara tersebut.

Kitazumi menyampaikan dalam bahasa Inggris yaitu, “Saya akan terus menyampaikan situasi di Myanmar kepada masyarakat di Jepang dan negara-negara lain.”

Wartawan tersebut diketahui telah ditangkap oleh militer Myanmar pada Minggu (18/4/2021) malam di ibukota Yangon. Dia sudah bertugas di Myanmar sejak 2014 untuk salah satu media bisnis Jepang, Nikkei.

Para saksi mata mengatakan pasukan keamanan membawa jurnalis Jepang itu dari kediamannya di Yangon. Sekitar 3 jam sebelum saksi mata melihat Kitazumi dibawa dari rumahnya, dia sempat menulis pesan di media sosial dan menautkan sebuah video tentang biksu Jepang dan Myanmar yang berdoa untuk seorang martir di sebuah kuil di Tokyo.

Jurnalis ini juga pernah ditahan dalam waktu singkat oleh kepolisian pada Februari lalu saat meliput aksi unjuk rasa prodemokrasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang myanmar
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top