Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenakan Serban Berbendera RI dan Palestina, Anies: Kita Bersimpati

Gubernur DKI Anies Baswedan pun mengungkapkan simpatinya terhadap situasi konflik yang kini dihadapi oleh Palestina untuk memeroleh kemerdekaannya.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 13 Mei 2021  |  15:31 WIB
Potret keluarga  Anies Baswedan seusai melaksanakan salat Idulfitri di kediamannya, Kamis (13/5/2021) - Twitter/@aniesbaswedan
Potret keluarga Anies Baswedan seusai melaksanakan salat Idulfitri di kediamannya, Kamis (13/5/2021) - Twitter/@aniesbaswedan

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Anies Baswedan dan dua putranya tampak kompak mengenakan serban berbendera Merah Putih dan bendera Palestina saat melaksanakan salat Idulfitri 1442 Hijriah.

Hal itu terungkap dalam unggahannya di media sosial, Kamis (13/5/2021) pagi. Dalam foto yang diunggah di Twitter, @aniesbaswedan, pukul 12.05 WIB, tampak Anies berfoto bersama istri dan empat orang anaknya.

Anies dan dua orang putranya tampak mengenakan serban berwarna putih dengan motif bergaris hitam. Pada kedua ujung serban itu tampak bendera dua negara yakni Indonesia pada sisi satunya dan Palestina pada sisi yang lainnya.

"Di halaman rumah kami sekeluarga Salat Idulfitri. Sebuah hari kemenangan, sebuah hari kita saling bermaafan," demikian tulisnya dalam unggahan tersebut.

Sesudah salat Idulfitri, Anies pun mengungkapkan simpatinya terhadap situasi konflik yang kini dihadapi oleh Palestina untuk memeroleh kemerdekaannya. Dia berharap Pemerintah Indonesia dapat memberikan sikap konkrit terkait konflik di kedua negara yang sudah lama berkonflik itu.

“Kita di Indonesia bersimpati, kita yang pernah merasakan perjuangan untuk meraih kemerdekaan bukan hal yang gampang. Kita bersimpati dengan masyarakat saudara kita di Palestina,” tuturnya.

Anies juga mendorong Pemerintah Indonesia untuk memperjuangkan Kemerdekaan Palestina setelah pecah kembali perang antara militer Israel dan pasukan Hamas di Jalur Gaza sejak Senin (10/5/2021).

Menurut Anies, dorongan itu sudah ditanamkan oleh Presiden Pertama RI Soekarno atau Bung Karno pada pidatonya pada tahun 1962. Saat itu, Indonesia berkomitmen untuk memperjuangkan Kemerdekaan Palestina dari jajahan Israel.

“Seperti pesan Bung Karno 1962, selama Kemerdekaan belum diserahkan kepada Bangsa Palestina, maka perjuangan Indonesia untuk menentang penjajahan di Tanah Palestina harus terus dilakukan,” kata Anies.

Sebelumnya, bentrokan antara militer Israel dan pasukan Hamas di Jalur Gaza yang kian memanas membuat sejumlah negara berniat turun tangan untuk meredakan ketegangan tersebut.

Mesir bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Amerika Serikat meminta agar Israel dan Hamas menurunkan tensi konfliknya. Terlebih, dalam beberapa hari terakhir Israel terus membombardir Palestina dengan serangan udara.

Sementara itu, Hamas terus meluncurkan serangan menggunakan roket ke basis pertahanan dan kawasan vital Israel. Empat puluh delapan warga Palestina dilaporkan tewas di Gaza dan enam orang warga Israel mati sejak konflik itu tiba-tiba meledak Senin (10/5/2021) malam. Pada saat yang sama tiga warga Palestina tewas dalam konfrontasi dengan pasukan keamanan Israel di Tepi Barat.

Dilansir dari Bloomberg, Rabu (12/5/2021), Mesir dikabarkan bakal mengirim delegasinya ke Israel dan Hamas untuk membahas perundingan perdamaian.

Negeri Piramida itu disebut bakal mengirim perwakilannya pada hari ini waktu setempat.

Seperti diketahui, Mesir menjadi salah satu negara yang mempelopori dan berhasil meredakan ketegangan Israel-Gaza pada 2014 lalu.

Selain Mesir, PBBB juga telah menjadwalkan sesi pembahasan mengenai konflik di Timur Tengah tersebut. Sementara itu, Presiden AS Joe Biden juga mengarahkan Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken untuk menghubungi rekan-rekan Israel mereka.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palestina Anies Baswedan
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top