Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tekan Mobilitas Anda, Tiga Varian Covid Ini Sudah Masuk Indonesia

Situasi yang ada di Indonesia mengharuskan masyarakat mematuhi betul apa yang sudah dianjurkan atau dilarang oleh pemerintah.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 09 Mei 2021  |  12:29 WIB
Ilustrasi - Petugas gabungan memperketat penyekatan wilayah guna meminimalisir mobilitas pemudik dengan melakukan pengecekan pemudik di perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang. - Antara
Ilustrasi - Petugas gabungan memperketat penyekatan wilayah guna meminimalisir mobilitas pemudik dengan melakukan pengecekan pemudik di perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Masyarakat bisa jadi sangat sering mendengar imbauan soal perlunya disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Hal itu tidak bisa dihindari, dan protokol kesehatan harus dijalankan karena pandemi Corona masih berlangsung bahkan mulai memunculkan berbagai varian baru.

Meski tidak diinginkan, Virus Corona varian jenis baru sudah masuk ke Indonesia. Tercatat tiga varian baru virus Corona yakni varian B117, B1351, dan B1617 dinyatakan sudah masuk ke Indonesia.

Hal itu misalnya disampaikan juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid.

Ia  mengatakan di beberapa negara saat ini sedang terjadi lonjakan kasus Covid-19. Beberapa faktor yang menjadi penyebab peningkatan kasus di negara-negara tersebut adalah mobilitas pergerakan masyarakat.

Selain itu, karena adanya varian baru virus Covid-19 yaitu B.117 asal Inggris, kemudian B.1351 asal Afrika Selatan, dan varian mutasi ganda dari India B.1617.

Harap dicatat, tiga varian ini memiliki kemampuan penularan yang lebih tinggi dibandingkan virus Corona sebelumnya.

“Varian yang digolongkan dengan Varian of Concern atau VoC yang diwaspadai itu ada tiga jenis yaitu B.117, B.1351, dan varian B1617. Varian B.117 ini diketahui memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi sekitar 36 sampai 75 persen dibandingkan dengan jenis virus yang beredar sebelumnya,” kata Nadia saat menyampakan keterangan pada konferensi pers secara virtual, Selasa (4/5/2021).

Varian B.117 saat ini merupakan varian yang paling banyak dilaporkan rang dari berbagai negara. WHO mencatat berbagai peningkatan kasus sampai 49 persen varian B.117 yang bersirkulasi di Asia Tenggara.

Terkait mutasi atau varian baru di Indonesia, lanjut Nadia, masih terus diteliti dan dilakukan pengujian pada 786 laboratorium. Laboratorium-laboratorium ini juga yang memeriksa Covid-19.

Adapun, sebaran kasus varian baru di Indonesia antara lain varian jenis B. 1617 ada di Kepulauan Riau 1 kasus, dan DKI Jakarta 1 kasus. Varian B.117 ada di Sumatra Utara 2 kasus, Sumatra Selatan 1 kasus, Banten 1 kasus, Jawa Barat 5 kasus, Jawa Timur 1 kasus, Bali 1 kasus, Kalimantan Timur 1 kasus. Sementara untuk varian B. 1351 ada di Bali 1 kasus.

“Jadi dengan surveilans kita mewaspadai penambahan kasus B. 117 dan B.1351, serta B. 1617 yang sudah masuk ke Indonesia. Hasil akhir ini sudah kita dapatkan dari hasil pemeriksaan per tanggal 30 April,” ucap Nadia.

Untuk mencegah penularan lebih meluas, Nadia mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas. Situasi yang ada di Indonesia mengharuskan masyarakat mematuhi betul apa yang sudah dianjurkan atau dilarang oleh pemerintah.

“Tidak ada yang menjamin bahwa dengan membawa hasil pemeriksaan laboratorium yang negatif selama dalam perjalanan ataupun selama dalam proses kita menuju kampung halaman misalnya, kita tidak terpapar Covid-19,” tutur Nadia seperti disampikan Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. 

Jadi, dengan kondisi yang sedang berlangsung, tak ada pilihan bagi kita semua selain tetap disiplin. Jalankan protokol kesehatan, serta hindari dan tekan mobilitas  sebisa mungkin.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru varian Corona dari India-B1617

Sumber : Kemkes.go.id

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top