Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Komentar Negatif Soal KRI Nanggala, TNI Kepung Polsek

Seorang polisi berpangkat aipda yang bertugas di Polsek Sleman, Yogyakarta memberikan komentar negatif atas tenggelamnya KRI Nanggala-402.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 April 2021  |  01:25 WIB
KRI Nanggala 402.  - Antara
KRI Nanggala 402. - Antara

Bisnis.com, SLEMAN — Sejumlah prajurit TNI AL mendatangi Polsek Kalasan, Yogyakarta, Minggu (26/4/2021). Mereka hendak meminta klarifikasi atas komentar negatif terkait tenggelamnya KRI Nanggala-402 oleh salah satu anggota kepolisian berpangkat aipda yang bertugas di sana.

Wakapolda DIY, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso membenarkan kedatangan Danlanal (Kompandan Pangkalan TNI AL) ke Polsek Kalasan. "Kami klarifikasi, kami kasih tahu duduk perkaranya seperti apa,” katanya, mengutip Harian Jogja, Selasa (27/4/2021).

Adapun atas perbuatan aipda berinisial F tersebut, Slamet menuturkan Polda DIY memastikan akan mengambil tindakan tegas. “Akan ada tindakan, bukan hanya kode etik tapi juga kami akan tindak secara pidana karena itu merusak hubungan antara instansi,” ujarnya.

Saat ini kepolisian akan memeriksa kejiwaan F karena ditengarai mengalami depresi. Dia memastikan hubungan Polri dengan TNI AL tetap terjaga baik.

“Tadi Danlanal juga sudah dan Denpom AL juga sudah, Danrem kita sudah koordinasi jadi alhamdulillah mudah-mudahan tetap kondusif lah wilayah kita ya,” kata dia.

Sementara itu Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto, mengatakan F sudah diperiksa secara marathon, mulai dari Propam, Krimsus, hingga kejiwaan. “Karena laporan secara tidak resmi dari tetangganya, kawan-kawannya, bahwa yang bersangkutan pernah depresi beberapa tahun yang lalu, tetapi itu kan nanti harus dibuktikan dengan hasil pemeriksaan kejiwaan, apakah depresi atau tidak,” katanya.

Anggota polisi yang kesehariannya bertugs di Polsek kalasan sebagai staf ini sementara nonaktif dari tugas-tugasnya untuk menjalani pemeriksaan. F bisa dijerat dengan UU ITE jika memang terbukti telah membuat ujaran kebencian.

Seperti diketahui, F menjadi sorotan masyarakat setelah mengomentari sebuah unggahan yang menunjukkan foto awak KRI Nanggala-402 yang telah dinyatakan gugur, pada Minggu (25/4/2021) melalui sebuah akun facebook. Komentarnya menjadi viral setelah ditangkap layar dan diunggah oleh akun Indonesia Soldiers.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi tni al KRI Nanggala 402

Sumber : Harian Jogja

Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top