Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gawat! Stok Vaksin Kurang, Vaksinasi Tahap Pertama Terpaksa Dihentikan

Penghentian vaksinasi terpaksa dilakukan Bangladesh karena krisis stok vaksin dan ketidakpastian pengiriman vaksin Covid-19 selanjutnya dari India.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 April 2021  |  08:15 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, DHAKA - Di tengah masih merebaknya wabah Covid-19, Pemerintah Bangladesh harus menghentikan pemberian vaksis dosis pertama kepada warganya.

Penghentian vaksinasi terpaksa dilakukan Bangladesh karena krisis stok vaksin dan ketidakpastian pengiriman vaksin Covid-19 selanjutnya dari India.

Kondisi itu membuat Pemerintah Bangladesh membuat keputusan pahit, menyetop pemberian dosis pertama vaksin AstraZeneca di seluruh wilayah negeri itu mulai Senin.

Direktorat Jenderal Layanan Kesehatan, yang berada di bawah Kementerian Kesehatan, mengeluarkan edaran keputusan tersebut pada Minggu (25/4/2021).

Sekjen Komite Satgas Covid-19 Bangladesh Md Shamsul Haque mengatakan kepada awak media keputusan itu diambil lantaran kurangnya persediaan vaksin.

Menurutnya, pemberian dosis kedua vaksin Covid-19 akan berjalan sesuai rencana.

Sejauh ini hampir 6 juta orang di Bangladesh telah disuntik dosis pertama vaksin.

Bangladesh pada 21 Januari memperoleh 2 juta dosis vaksin AstraZeneca yang diproduksi oleh Serum Institut India sebagai hadiah.

Pemerintah lantas membeli lagi 5 juta dosis vaksin dari lembaga India tersebut, yang mendarat di Bangladesh pada 25 Januari.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india bangladesh Vaksin Covid-19

Sumber : Antara/Xinhua

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top