Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Suap, KPK Periksa Lagi Stepanus dan Wali Kota Tanjungbalai

Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara suap terkait perkara di Pemkot Tanjungbalai.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 26 April 2021  |  16:48 WIB
Logo KPK. (Antara - Benardy Ferdiansyah)
Logo KPK. (Antara - Benardy Ferdiansyah)

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tersangka penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP), Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial (MS), dan Pengacara Maskur Husain (MH).

Ketiganya merupakan tersangka suap terkait perkara di Pemerintahan Kota Tanjungbalai. Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan ketiganya dipanggil untuk melengkapi administrasi proses penyidikan.

"Ketiga tersangka yaitu SRP, MH dan MS hari ini dihadirkan ke Gedung Merah Putih KPK dalam rangka melengkapi administrasi proses penyidikan," kata Ali, Senin (26/4/2021).

Ali menegaskan bahwa dalam penanganan perkara ini KPK akan transparan, sesuai aturan hukum yang berlaku. Dia juga memastikan setiap perkembangannya selalu kami informasikan kepada masyarakat. "Kami ajak masyarakat ikut mengawal dan mengawasi setiap prosesnya," kata Ali.

Sebelumnya, KPK menetapkan ketiganya sebagai tersangka dalam perkara suap terkait perkara di Pemkot Tanjungbalai.

"KPK meningkatkan perkara ini dan menetapkan tiga orang tersangka, pertama saudara SRP, tersangka kedua MH, ketiga MS," kata Ketua KPK, Firli Bahuri saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Syahrial memberikan uang kepada Stepanus agar penyelidikan terkait dirinya di KPK dapat dihentikan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK suap
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top