Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AS - China Kembali Tegang, Washington Ancam Boikot Olimpiade Beijing 2022

AS telah menuduh Pemerintah China melakukan genosida terhadap etnik minoritas. walau China membantah tuduhan tersebut.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 07 April 2021  |  18:09 WIB
Seorang petugas keamanan bersiaga di depan Balai Agung Rakyat, Beijing, Kamis (4/3/2021) - Antara/M. Irfan Ilmie
Seorang petugas keamanan bersiaga di depan Balai Agung Rakyat, Beijing, Kamis (4/3/2021) - Antara/M. Irfan Ilmie

Bisnis.com, JAKARTA - Amerika Serikat mengisyaratkan tidak akan mengesampingkan kemungkinan untuk melakukan pembahasan dengan para sekutu mengenai boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Penyataan itu disampaikan di tengah keretakan hubungan AS yang makin meluas dengan China terkait isu Hak Asasi Manusia (HAM) di Kawasan Otonomi Uygur Xinjiang.

AS telah menuduh Pemerintah China melakukan genosida terhadap etnik minoritas. walau China membantah tuduhan tersebut.

Dilansir Perusahaan Penyiaran Jepang (Nippon Hoso Kyokai/NHK) Rabu (7/4/2021), Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price merespons pertanyaan mengenai Olimpiade Beijing dalam sebuah konferensi pers, Selasa (6/4/2021) waktu setempat.

Price mengatakan AS memutuskan untuk terlibat dalam konsultasi dengan negara-negara mitra dan sekutu di seluruh dunia. Ia menekankan bahwa mengajak serta para mitra dan sekutu akan lebih memiliki pengaruh terhadap Beijing.

Saat ditanya apakah AS berkonsultasi dengan sekutu mengenai rencana bersama untuk memboikot ajang olahraga tersebut, Price berkata, “Itu sesuatu yang pasti kami ingin diskusikan.”

AS dan sejumlah sekutunya, termasuk Uni Eropa telah menerapkan sanksi terhadap para pejabat China atas tuduhan pelanggaran HAM di Xinjiang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china amerika serikat beijing olimpiade
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top