Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ledakan Dilaporkan Terjadi di Depan Katedral Makassar

Berdasar informasi yang masih dikonfirmasi, ledakan diduga sebagai bom bunuh diri.
Saeno, Wahyu Susanto
Saeno, Wahyu Susanto - Bisnis.com 28 Maret 2021  |  10:15 WIB
Ledakan Dilaporkan Terjadi di Depan Katedral Makassar
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di depan Gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan.

Ihwal ledakan itu antara lain diunggah netizen di twitter.

Salah satu akun twitter menyebutkan ihwal ledakan tersebut disertai video sebuah mobil di depan pintu Gereja Katedral.

Ledakan disebutkan terjadi di sekitar Gereja Katedral Makassar (kajaolalodo - botolempangan).

Namun, informasi tersebut masih belum bisa dikonfirmasi dari pihak berwenang.

Saat ini Bisnis.com masih mencoba menghubungi pihak terkait untuk mengkonfirmasi peristiwa tersebut.

Sementara berdasar laporan dari Makassar disebutkan bahwa ledakan keras diduga bom meledak itu terjadi di depan pintu Gereja Katedral, Jl Kajoalalido, Kota Makassar sekitar pukul 10.30 Wita, Minggu (28/3/2021). 

Diduga kuat, ledakan tersebut bom bunuh diri yang dilakukan pelaku yang belum diketahui identitasnya. Pasalnya, laporan dari lokasi kejadian menyebutkan terdapat beberapa potongan tubuh yang berserakan. 

Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas aksi tersebut. Polisi juga belum memberikan keterangan resmi apakah terdapat korban jiwa dari warga sipil. 

Adapun di lokasi kejadian aparat keamanan berpakaian lengkap mulai melakukan penjagaan dan memasang garis polisi. Sejumlah warga juga terlihat berada di lokasi kejadian. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar sulawesi selatan

Sumber : twitter

Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top