Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penting! Mendes PDTT Minta ASN Lebih Banyak Turun ke Desa

Kegiatan ASN Mengabdi Desa diharapkan dapat menjadi jembatan mengkomunikasikan permasalahan yang ada di desa.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 25 Maret 2021  |  14:13 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar. - Istimewa
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta tidak hanya berteori tetapi aktif turun terlibat dengan masyarakat. Dengan begitu, target optimalisasi implementasi SDGs desa dapat tercapai.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan pemerintah akan memulai program aparatur sipil negara (ASN) mengabdi desa. Arah pembangunan desa tahun ini adalah implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) di desa.

“Kita fokus implementasi SDGs Desa supaya arah pembangunan desa di Indonesia itu betul-betul fokus pada berbagai permasalahan yang sebenarnya dihadapi oleh seluruh desa,” kata Halim dalam keterangan resmi, Kamis (24/3/2021).

Adapun, Kemendes PDTT akan memulai program kegiatan ASN Mengabdi Desa di Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Minggu (28/3) mendatang. Salah satu persiapannya ialah pembekalan kepada sejumlah ASN oleh Pusat Latihan Pegawai ASN, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendes PDTT.

Abdul mengatakan SDGs desa lebih banyak dinarasikan dan acap kali kepala desa tidak sadar desanya memiliki masalah. Untuk itu, kegiatan ASN Mengabdi Desa diarahkan agar ASN tidak hanya berteori tetapi juga harus turun ke desa untuk menggali informasi dan melakukan pendampingan.

Dia berharap kegiatan ASN Mengabdi Desa diharapkan dapat menjadi jembatan mengkomunikasikan permasalahan yang ada di desa. ASN, katanya, sangat dibutuhkan oleh Desa karena mereka bisa membantu percepatan pembangunan desa.

"Tidak banyak dan tidak rumit. Kalau satu personil mendampingi 11 desa dalam waktu 10 hari. Lalu dalam sehari bisa menyelesaikan 2 desa. Maka, cukup 5 atau 6 hari, 11 desa bisa terkomunikasikan,” tambahnya.

Sesuai rencana setelah program kegiatan ASN Mengabdi Desa di Kabupaten Blitar akan dilanjutkan program kegiatan yang sama di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara dan Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ASN SDGs Kemendes-Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top