Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Hari Ini KPU Mulai Esekusi Putusan MK untuk Ulang Pilkada Kalsel

MK mengabulkan sebagian gugatan sengketa hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diajukan oleh Denny Indrayana pada Jumat (19/3/2021).
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 21 Maret 2021  |  10:59 WIB
Hari Ini KPU Mulai Esekusi Putusan MK untuk Ulang Pilkada Kalsel
Ilustrasi - Tenaga relawan menunjukkan surat suara pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang telah disortir, di kantor KPU Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (13/6) - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pelaksana tugas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menuturkan pihaknya tengah berkoordinasi dengan jajaranya yang berada di provinsi dan kabupaten terkait pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Pilgub Kalimantan Selatan sesuai putusan Mahkaman Konstitusi (MK).

“Hari ini kita akan berkoordinasi dengan KPU Kalsel untuk mempersiapkan pelaksanaan pemungutan suara ulang,” kata Ilham melalui pesan tertulis kepada Bisnis, Minggu (21/3/2021).

Koordinasi itu, menurut Ilham berkaitan dengan waktu pelaksanaan, alokasi anggaran dan persiapan logistik penunjang PSU. Merunut pada keputusan MK, KPU memiliki tenggat 60 hari kerja sejak putusan dibacakan untuk mengadakan pemungutan suara ulang.

“Untuk waktu pemungutan suara ulang kami mengacu pada putusan MK tersebut,” tuturnya.

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan sengketa hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diajukan oleh Denny Indrayana pada Jumat (19/3/2021).

Selain itu, majelis hakim konstitusi juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan untuk melakukan pemungutan suara ulang di 6 kecamatan dan 24 TPS di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

"Mengabulkan gugatan pemohon untuk sebagian dan memerintahkan KPU Kalsel untuk melakukan pemungutan suara ulang di 6 kecamatan dan 24 TPS di Kecamatan Binuang," kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman, Jumat (19/3/2021).

Mejelis hakim konstitusi menilai bahwa dalil dari Denny Indrayana terkait dugaan kecurangan dan penggelembungan suara di sejumlah TPS dan 6 kecamatan tersebut telah terungkap selama persidangan berlangsung.

Artinya, putusan MK itu secara tidak langsung juga membatalkan hasil rekapitulasi KPU Kalsel yang memenangkan pihak Sahbirin Noor dan Muhidin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpu mahkamah konstitusi Kalimantan Selatan Kalsel Pilkada 2020
Editor : Oktaviano DB Hana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top