Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Vaksinasi Warga Usia 65 Tahun ke Atas, Korsel Pakai AstraZeneca

Korsel sudah mulai menjalankan vaksinasi antivirus Corona sejak minggu terakhir Februari, tetapi orang yang berusia di atas 65 tahun di panti-panti wreda dikecualikan.
Botol dengan stiker bertuliskan, Covid-19 / vaksin Coronavirus / Injeksi dan jarum suntik medis terlihat di depan logo AstraZeneca yang ditampilkan dalam ilustrasi (31/10/2020)./Antara-Reutersrn
Botol dengan stiker bertuliskan, Covid-19 / vaksin Coronavirus / Injeksi dan jarum suntik medis terlihat di depan logo AstraZeneca yang ditampilkan dalam ilustrasi (31/10/2020)./Antara-Reutersrn

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri Korea Selatan Chung Sye-kyun menegaskan bahwa pihaknya akan memperluas penggunaan vaksin anti-virus Corona AstraZeneca pada orang-orang yang berusia 65 tahun ke atas dalam mempercepat gerakan imunisasi.

Hal itu ditegaskannya  pada pertemuan pemerintah, Kamis (10/3/2021) waktu setempat. Seperti diketahui, Korsel sudah mulai menjalankan vaksinasi sejak minggu terakhir Februari, yang dimulai pada kalangan petugas kesehatan dan orang lanjut usia.

Namun, lebih dari 370.000 orang yang berusia di atas 65 tahun di panti-panti wreda dikecualikan selama ini dari program penyuntikan vaksin anti Covid-19. Alasannya, Korsel belum mendapatkan data uji klinis yang cukup terkait kelompok usia tersebut.

Data dari Inggris saat ini menunjukkan bahwa vaksin AstraZeneca serta Pfizer/BioNTech, setelah diberikan sebanyak satu suntikan, lebih dari 80 persen efektif dalam mencegah orang di atas usia 80 tahun dirawat inap karena Covid.

"Vaksinasi selama ini ditunda bagi mereka yang berusia 65 tahun ke atas karena kurangnya bukti untuk menentukan keefektifan vaksin AstraZeneca. Tetapi baru-baru ini, data yang membuktikan kemanjurannya bagi orang lanjut usia sudah diterbitkan di Inggris," kata Chung.

Menurutnya, vaksin Oxford-AstraZeneca bagi tujuh juta orang lagi akan diluncurkan mulai minggu terakhir Mei.

Otoritas kesehatan saat ini menyesuaikan jarak waktu pemberian antara dosis awal dan dosis penguat menjadi 10 minggu, dibandingkan sebelumnya selama delapan minggu.

Langkah itu diambil sejalan dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia, kata Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan (KDCA) melalui pernyataan.

KDCA mengatakan 500.635 orang pada Rabu (10/3/2021) telah menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca atau Pfizer-BioNTech.

Adapun, Korea Selatan pada Rabu melaporkan 465 kasus baru Covid-19, sehingga totalnya menjadi 94.198 kasus dengan 1.652 kematian.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Sumber : Antara/Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper