Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WHO Sesalkan Vaksinasi untuk Nakes di Negara Miskin Lambat

Tedros menegaskan, bahwa negara tidak sedang berpacu dengan negara lainnya, tetapi berlomba dengan virus.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 02 Maret 2021  |  07:12 WIB
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus

Bisnis.com, JAKARTA - WHO menyayangkan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan di negara berpendapatan rendah, baru dapat dilakukan 3 bulan setelah negara kaya memulai program nasionalnya.

Hal ini diungkapkan oleh Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada media briefing, Senin (1/3/2021).

Dia mengaku senang mendengar kabar bahwa tenaga kesehatan di Ghana dan Côte d’Ivoire telah memulai program vaksinasi Covid-19. Keduanya menjadi negara pertama yang menerima suplai vaksin melalui kerja sama COVAX.

“Namun, sayangnya hal ini terjadi hampir tiga bulan setelah beberapa negara terkaya memulai kampanye vaksinasi mereka,” katanya.

Dia juga mengungkapkan, keprihatinannya ketika beberapa negara terus memprioritaskan golongan usia muda ketimbang tenaga kesehatan dan kelompok usia lanjut untuk mendapat vaksin Covid-19.

Tedros menegaskan, bahwa negara tidak sedang berpacu dengan negara lainnya, tetapi berlomba dengan virus.

Perlu diketahui, hingga akhir Mei, sebanyak 237 juta dosis vaksin akan dialokasikan ke 142 negara dan ekonomi yang berpartisipasi dalam COVAX. Sejumlah 11 juta dosis akan didistribusikan pekan ini.

Pada Selasa (2/3/2021), COVAX rencananya akan menerbitkan alokasi vaksin putaran pertama yang mencakup sebagian besar negara yang berpartisipasi dalam fasilitas COVAX.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Vaksin Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top