Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dua Nakes Meninggal Usai Vaksinasi, Kemenkes: Tak Terkait Efek Vaksin!

Kemenkes menegaskan bahwa kematian dua tenaga kesehatan setelah dapat vaksin Covid-19 tak ada hubungannya dengan efek vaksin.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  15:07 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid/19 kepada para pegadang di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu 17 Februari 2021 / Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid/19 kepada para pegadang di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu 17 Februari 2021 / Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa kematian dua tenaga kesehatan setelah dapat vaksin Covid-19 tak ada hubungannya dengan efek vaksin. 

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi mengatakan ada beberapa terkait dengan sejumlah nakes setelah mendapat vaksin, baik dosis pertama dan kedua, ada yang kemudian positif Covid-19 bahkan meninggal. 

“Dari laporan sementara KIPI [Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi], bahwa semua kejadian itu tidak terkait dengan vaksin Covid-19,” tegas Nadia saat mengisi HUT Radio Kesehatan Kemenkes, Selasa (23/2/2021). 

Hal itu, menurutnya karena untuk membentuk antibodi membutuhkan waktu, dan ini sudah diketahui saat uji klinis. 

Salah satu informasi yang disampaikan pada saat uji klinis adalah bahwa antibodi optimal akan muncul setelah 28 hari usai penyuntikkan dosis kedua. 

“Jadi kita itu masih mungkin terpapar Covid-19 semasa periode tersebut. Artinya kekebalan tubuh itu baru akan terjadi optimal setelah 28 hari penyuntikkan kedua,” imbuh Nadia. 

Adapun, dalam kondisi pandemi, penularan masih tinggi, sehingga risiko tertular sangat tinggi.

Dengan vaksinasi ditambah upaya pencegahan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) termasuk menghindari kerumunan harus tetap kita laksanakan walaupun sudah dapat vaksin, apalagi baru hanya dapat dosis pertama. 

“Sampai nanti situasi pandemi dinyatakan selesai kita bisa tidak lagi menerapkan 3M. kan kita sebut pandemi karena situasinya penyebaran sangat cepat, orang mudah sakit karena virusnya sedang banyak beredar di sekitar kita,” imbau Nadia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian kesehatan Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top