Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mantan Menkes Terawan Jadi Dubes RI di Spanyol? Ini Kata Jubir Deplu

Dalam praktik dan adab diplomasi nama-nama calon dubes tidak dibuka ke publik, setidaknya sampai diperoleh persetujuan dari negara yang dituju atas calon yang diajukan.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 19 Februari 2021  |  10:53 WIB
Terawan saat masih menjabat Menteri Kesehatan. Akan menjadi Dubes RI di Spanyol? - Kemenkes
Terawan saat masih menjabat Menteri Kesehatan. Akan menjadi Dubes RI di Spanyol? - Kemenkes

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah tidak menjadi Menteri Kesehatan, Mayjen TNI Dr dr Terawan Agus Putranto, Sp. Rad(K) belum mendapat pos baru.

Hal itu memancing spekulasi bahwa mantan Menteri Kesehatan periode 2019-2024 yang dikenal dengan metode "cuci otak" itu akan mendapat jabatan di luar negeri alias menjadi duta besar.

Spanyol disebut-sebut sebagai calon tempat baru bagi Terawan. Benarkah Terawan akan menjadi dubes RI di salah satu negara eropa tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menyatakan pihaknya belum bisa memberi konfirmasi apa pun.

Terlebih hal itu terkait dengan adab diplomasi yang tidak pernah membuka informasi calon duta besar ke publik.

"Saya tidak bisa konfirmasi. Selain itu, dalam praktik dan adab diplomasi nama-nama calon dubes tidak dibuka ke publik, setidaknya sampai diperoleh persetujuan dari negara yang dituju atas calon yang diajukan," ujar Teuku, Jumat (19/2/2021).

Sebelumnya beredar sejumlah nama yang disebutkan akan menempati sejumlah pos baru sebagai duta besar.

Nama-nama itu akan memimpin Kedutaan Besar Republik Indonesia di sejumlah kota. Ketua Kadin Rosan P. Roeslani misalnya disebut-sebut akan mengisi pos KBRI Washington DC yang beberapa saat diisi M. Lutfi yang kemudian diangkat sebagai menteri perdagangan.

KBRI Riyadh disebut-sebut akan diisi Zuhairi Misrawi alias Gus Mis. Sedangkan Terawan disebut-sebut akan memimpin KBRI Madrid, Spanol.

Nama lainnya yang beredar adalah sebagai berikut:

  • Zagreb: Suwartini Wirta
  • Jenewa: Febrian Ruddyard
  • Wina: Damos D. Agusman
  • Canberra: Siswo Pramono
  • Ottawa: D. Tumpal Simanjuntak
  • Roma: M Prakosa
  • Delhi: Ina Krisnamurthi
  • Athena: Bebeb Djundjunan
  • NY (konjen): Tata Nasir
  • Warsawa: Anita Luhulima
  • Bratislava: Pribadi Sutiono
  • Dili: Okto D. Manik
  • Wellington: Fientje Suebu
  • Dar es Salaam: Triyogo Jatmiko
  • Paris: M. Oemar

Namun, sejauh ini belum ada keterangan pasti yang membenarkan atau membantah kabar di atas.

Seperti diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan pergantian menteri baru dalam Kabinet Indonesia Maju, Selasa (22/12/2020).

Menteri Kelautan dan Perikanan ditempati Sakti Wahyu Trenggono, menggantikan Edhy Prabowo. 

Menteri Kesehatan diisi Budi Gunadi Sadikin, menggantikan Terawan.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, menggantikan Agus Suparmanto.

Pengakuan Terawan

Setelah diganti oleh Budi Gunadi Sadikin, Terawan Agus Putranto mengaku bersyukur diperbolehkan mengakhiri jabatannya sebagai Menteri Kesehatan selama satu tahun terakhir.

Hal itu disampaikan Terawan dalam acara pisah sambut Menteri Kesehatan RI dari Terawan Agus Putranto kepada Budi Gunadi Sadikin, Selasa sore (29/12/2020).

“Saya dan istri merasa sangat bersyukur boleh mengakhiri masa jabatan saya, meskipun belum lengkap tapi itu merupakan anugerah yang Tuhan berikan,” kata Terawan seperti dikutip dari keterangan resmi yang dirilis Kemenkes, Selasa (29/12/2020).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran Kementerian Kesehatan, dan siap terhadap segala tugas yang diberikan, termasuk saat harus berhenti dari jabatannya.

Terawan menjabarkan setelah tidak menjadi Menteri Kesehatan, dia akan kembali menggeluti profesinya sebagai dokter. Bahkan sebelum acara pisah sambut, pihaknya telah menangani 3 pasien.

“Semoga semuanya berjalan dengan baik, dan saya akan meneruskan profesi saya apapun yang diizinkan. Apa yang saya bisa akan saya kerjakan dengan maksimal, karena ini wujud bakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Terawan yang pernah merumuskan 'Terawan Theory'. yang terkait dengan metode 'cuci otak' pada penderita stroke.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

spanyol dubes liga spanyol 2013 dokter terawan
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top