Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pimpinan Hingga Dewas KPK Mulai Divaksin Covid-19 Hari Ini

Vaksinasi rencananya akan diselenggarakan di gedung juang Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (18/2/2021).
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  10:35 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Ketua KPK Firli Bahuri - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Dewan Pengawas hingga Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menjalani program vaksinasi Covid-19 pada hari ini, Kamis (18/2/2021). Vaksinasi rencananya akan diselenggarakan di gedung juang Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (18/2/2021).

Plt jubir KPK Ali Fikri mengatakan, vaksinasi untuk jajaran penggawa lembaga antirasuah dilakukan mulai 18 Februari sampai 23 Februari 2021.

"Pelaksanaan vaksinasi di lingkungan KPK dimulai dari tanggal 18 Februari 2021 sampai dengan 23 Februari 2021 bertempat di Gedung Juang KPK jam 09.00 s.d 17.00 wib," kata Ali, Kamis (17/2/2021).

Ali menuturkan bahwa vakinasi pada hari pertama diprioritaskan untuk Dewas, Pimpinan, bidang penindakan dan sekertariat Dewas KPK.

"Iya ada juga dewas, penindakan, korsup, sekertariat Dewas," kata Ali.

Tak hanya pejabat dan pegawai, lembaga antirasuah juga memfasilitasi para wartawan hingga tahanan untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Hal ini guna mencegah penyebaran virus covid-19.

"Pemberian vaksin dilakukan terhadap seluruh insan KPK, tahanan, para jurnalis dan pihak eksternal lain yang berada di lingkungan KPK. Pemberian vaksin covid 19 ini sebagai upaya percepatan pengendalian dan penanganan Covid-19 berkelanjutan dilingkungan KPK," ucap Ali.

Adapun, vaksinasi tahap kedua secara nasional yang rencananya dimulai pada 17 Februari 2021 akan menyasar sekitar 38 juta orang dengan perincian, 21 juta lebih lansia dan hampir 17 juta untuk pekerja pelayanan publik.

Maxi Rein Rondonuwu menyampaikan bahwa pemilihan kelompok prioritas untuk divaksinasi tidaklah asal-asalan, melainkan berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan beberapa organisasi lainnya.

“Pentahapan dan penetapan kelompok prioritas penerima vaksin dilakukan dengan memperhatikan juga roadmap dari Organisasi Kesehatan Dunia, WHO juga dari Strategy Advisory of Experts on Immunization atau SAGE serta kajian dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional,” paparnya.

Vaksinasi tahap kedua, imbuhnya, diharapkan akan rampung pada Mei 2021. Selain memprioritaskan vaksinasi pada pekerja layanan publik dan lansia, pemerintah juga memprioritaskan vaksinasi pada guru, tokoh agama, pejabat pemerintah, ASN, wakil rakyat, petugas keamanan, pekerja transportasi publik, pekerja di sektor pariwisata hingga wartawan dan pekerja media.

Adapun, pada tahap pertama pemerintah memprioritaskan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada tenaga kesehatan. Maxi mengungkapkan hingga 15 Februari 2021, jumlah tenaga kesehatan yang mendapat vaksinasi mencapai 1,08 juta nakes. Adapun, target cakupan vaksinasi terhadap nakes ialah 1,48 juta.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK vaksinasi Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top