Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenkes Berharap Pengembangan Vaksin Merah Putih Bisa Dipercepat

Sejauh ini, pemerintah belum bisa memastikan apakah dapat dilakukan percepatan dalam pengembangan vaksin Merah Putih yang diperkirakan baru diproduksi pada pertengahan 2022.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  17:02 WIB
Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). Vaksin COVID-19 buatan Indonesia yang diberi nama vaksin Merah Putih tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2021. ANTARA FOTO - Dhemas Reviyanto
Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). Vaksin COVID-19 buatan Indonesia yang diberi nama vaksin Merah Putih tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2021. ANTARA FOTO - Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Kesehatan berharap agar pengembangan Vaksin Merah Putih dapat berlangsung lebih cepat meskipun proses pelaksanaan disesuaikan dengan jadwal yang telah ditetapkan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

"Terkait dengan pengembangan VMP [Vaksin Merah Putih], kami mengharapkan sesegera mungkin. Namun, jadwal yang ada saat ini sudah sesuai dengan yang telah dibuat oleh Kemristekdikti," ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan untuk Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmidzi, Rabu (17/2/2021).

Nadia menambahkan, proses pengembangan terus dilakukan di bawah pengawasan Kemristekdikti dan melibatkan lembaga-lembaga penelitian serta sejumlah perguruan tinggi. Kemenkes, lanjutnya, tidak terlibat banyak dalam pengembangan Vaksin Merah Putih.

Sejauh ini, pemerintah belum bisa memastikan apakah dapat dilakukan percepatan dalam pengembangan vaksin Merah Putih yang diperkirakan baru diproduksi pada pertengahan 2022. Sebelumnya, vaksin tersebut diprediksi rampung pada akhir Desember 2021.

Menurut Nadia, proses pengembangan yang dilakukan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi menjadi kunci utama dari percepatan pengembangan Vaksin Merah Putih.

Dia mengatakan pengembangan Vaksin Merah Putih masih terus digodok oleh Kemenristekdikti melalui kerja sama dengan sejumlah instansi keilmuan serta perguruan tinggi, di antaranya LBM Eijkman dan Universitas Indonesia.

"Saat ini masih di fase penyiapan untuk menjadi vaksin jadi. Kami mendorong untuk bisa dipercepat," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes vaksin Merah Putih
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top