Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bertambah 8 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, 6 Orang di Korsel

Total WNI terpapar Covid-19 di luar negeri menjadi 2.976 orang yang tersebar di 79 negara dengan 2.112 WNI telah sembuh.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 30 Januari 2021  |  12:28 WIB
Ilustrasi - Sampel darah yang terindikasi positif Virus Corona. - Antara
Ilustrasi - Sampel darah yang terindikasi positif Virus Corona. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri pada hari ini, Sabtu (30/1/2021), melaporkan penambahan delapan warga negara Indonesia atau WNI yang terpapar Covid-19 di luar negeri. Dengan demikian, total kasus aktif WNI di luar negeri mencapai 693 orang.

Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri pada Sabtu pukul 08.00 WIB, enam WNI yang berdomisili di Korea Selatan terpapar Covid-19. Dua WNI lainnya yang terpapar wabah itu masing-masing tinggal di Belanda dan Kuwait.

Pada saat yang sama, Kemenlu melaporkan penambahan satu WNI yang sudah sembuh dari Covid-19 yakni dari WNI yang tinggal di Belanda. Kemenlu melaporkan tak ada penambahan kasus kematian dari WNI di luar negeri.

Dengan demikian, total WNI terpapar Covid-19 di luar negeri menjadi 2.976 orang yang tersebar di 79 negara. Bila dirincikan, maka hingga saat ini sebanyak 2.112 WNI telah sembuh, 171 orang meninggal, dan 693 dalam perawatan.

Adapun, persentase kesembuhan WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri per hari ini masih 71 persen atau sama dengan sehari sebelumnya.

Hingga saat ini, Singapura tercatat sebagai negara dengan jumlah WNI terpapar Covid-19 tertinggi, diikuti Arab Saudi dan Qatar.

Berikut perincian WNI terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri:

1. Aljazair: 12 WNI (sembuh)

2. Albania: 1 WNI (stabil)

3. Amerika Serikat: 183 WNI (127 sembuh, 31 stabil, 25 meninggal)

4. Arab Saudi: 270 WNI (89 sembuh, 80 stabil, 101 meninggal)

5. Australia: 11 WNI, (10 sembuh, 1 stabil)

6. Austria: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)

7. Azerbaijan: 15 WNI (11 sembuh, 4 stabil)

8. Bahrain: 31 WNI (28 sembuh, 3 stabil)

9. Bahamas: 1 WNI (sembuh)

10. Bangladesh: 5 WNI (sembuh)

11. Belanda: 25 WNI (19 sembuh, 1 stabil, 5 meninggal)

12. Belgia: 11 WNI (6 sembuh, 5 stabil)

13. Bosnia dan Herzegovina: 3 WNI (sembuh)

14. Brunei Darussalam: 7 WNI (6 sembuh, 1 stabil)

15. Ceko: 8 WNI (2 sembuh, 6 stabil)

16. Chile: 1 WNI (stabil)

17. Denmark: 5 WNI (2 stabil, 3 sembuh)

18. Ekuador: 1 WNI (sembuh)

19. Ethiopia: 6 WNI (5 sembuh, 1 stabil)

20. Filipina: 33 WNI (sembuh)

21. Finlandia: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)

22. Ghana: 1 WNI (meninggal)

23. Hongaria: 22 WNI (21 sembuh, 1 stabil)

24. Hong Kong: 137 WNI (122 sembuh, 15 stabil)

25. India: 75 WNI (sembuh)

26. Inggris: 102 WNI (87 sembuh, 9 stabil, 6 meninggal)

27. Irlandia: 2 WNI (sembuh)

28. Italia: 27 WNI (26 sembuh, 1 stabil)

29. Jepang: 33 WNI (2 sembuh, 31 stabil)

30. Jerman: 36 WNI (11 sembuh, 22 stabil, 3 meninggal)

31. Kamboja: 5 WNI (2 sembuh, 3 stabil)

32. Kanada: 10 WNI (7 sembuh, 3 stabil)

33. Kazakhstan: 5 WNI (sembuh)

34. Korea Selatan: 136 WNI (128 sembuh, 2 stabil)

35. Kuba: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

36. Kuwait: 176 WNI (168 sembuh, 2 stabil, 5 meninggal)

37. Lebanon: 1 WNI (stabil)

38. Libya: 1 WNI (meninggal)

39. Madagaskar: 1 WNI (stabil)

40. Maladewa: 15 WNI (9 sembuh, 5 stabil, 1 meninggal)

41. Makau (RRT): 3 WNI (sembuh)

42. Malaysia: 168 WNI (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)

43. Makedonia Utara: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

44. Meksiko: 3 WNI (1 sembuh, 2 stabil)

45. Mesir: 32 WNI (28 sembuh, 4 stabil)

46. Mozambique: 1 WNI (stabil)

47. Myanmar: 2 WNI (sembuh)

48. Namibia: 1 WNI (sembuh)

49. Nigeria: 2 WNI (sembuh)

50. Oman: 20 WNI (2 sembuh, 18 stabil)

51. Pakistan: 34 WNI (33 sembuh, 1 stabil)

52. Panama: 1 WNI (stabil)

53. Polandia: 1 WNI (stabil)

54. Portugal: 15 WNI (stabil)

55. Prancis: 4 WNI (3 sembuh, 1 stabil)

56. Rumania: 12 WNI (9 sembuh, 3 stabil)

57. UEA: 102 WNI (82 sembuh, 15 stabil, 5 meninggal)

58. Uzbekistan: 19 WNI (13 sembuh, 5 stabil, 1 meninggal)

59. Qatar: 188 WNI (173 sembuh, 14 stabil, 1 meninggal)

60. Rusia: 29 WNI (28 sembuh, 1 stabil)

61. Serbia: 2 WNI (stabil)

62. Singapura: 281 WNI (222 sembuh, 57 stabil, 2 meninggal)

63. Siprus: 1 WNI (sembuh)

64. Slovenia: 2 WNI (sembuh)

65. Spanyol: 24 WNI (13 sembuh, 10 stabil, 1 meninggal)

66. Sudan: 21 (sembuh)

67. Suriah: 37 WNI (35 sembuh, 2 stabil)

68. Suriname : 3 WNI (sembuh)

69. Swedia: 1 WNI (stabil)

70. Swiss: 3 WNI (stabil)

71. Taiwan: 143 WNI (26 sembuh, 117 stabil)

72. Thailand: 3 WNI (1 sembuh, 2 stabil)

73. Timor Leste: 3 WNI (1 sembuh, 2 stabil)

74. Tunisia: 14 WNI (stabil)

75. Turki: 133 WNI (90 sembuh, 39 stabil, 4 meninggal)

76. Uzbekistan: 19 WNI (18 sembuh, 1 meninggal)

77. Vatikan: 27 WNI (21 sembuh, 6 stabil)

78. Vietnam: 1 WNI (stabil)

79. Yordania: 31 WNI (27 sembuh, 3 stabil, 1 meninggal)

80. Kapal Pesiar: 185 WNI (170 sembuh, 9 stabil, 6 meninggal).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni kemenlu Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top