Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 di Vietnam Terus Bertambah, Menyebar ke Hanoi

Temuan kasus itu pun terjadi di Hanoi, Ibu Kota negara, tempat partai Komunis yang berkuasa saat ini tengah mengadakan kongres lima tahunan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Januari 2021  |  14:44 WIB
Papan iklan besar berisi pemberitahuan tentang virus corona terpampang di jalanan Hanoi, Vietnam, Jumat (29/5/2020). - Bloomberg/Maika Elan
Papan iklan besar berisi pemberitahuan tentang virus corona terpampang di jalanan Hanoi, Vietnam, Jumat (29/5/2020). - Bloomberg/Maika Elan

Bisnis.com, JAKARTA - Kasus virus Corona atau Covid-19 di Vietnam terus bertambah setelah penemuan 2 kasus Covid-19 baru kemarin, Kamis (28/1/2021) yang menjadi kasus pertama sejak awal Desember 2020.

Dilansir Antara, Jumat (29/1/2021), Vietnam melaporkan ada sembilan infeksi baru Covid-19 pada Jumat pagi. Temuan kasus itu pun terjadi di Hanoi, Ibu Kota negara, tempat partai Komunis yang berkuasa saat ini tengah mengadakan kongres lima tahunan.

Kasus-kasus baru, termasuk satu di Hanoi dan delapan di kota terdekat Haiphong dan provinsi Hai Duong, Quang Ninh dan Bac Ninh, membuat jumlah total kasus wabah yang dimulai pada Kamis menjadi 93, kata Kementerian Kesehatan Vietnam.

Salah satu dari dua kasus pertama yang tercatat pada Kamis terpapar pada individu yang dites positif di Jepang untuk varian Inggris yang lebih menular. Kementerian Kesehatan mengatakan masih menganalisis urutan gen untuk menentukan apakah pasien baru telah tertular varian baru tersebut.

Jumlah total kasus yang tercatat sejak virus Corona pertama kali terdeteksi di Vietnam setahun lalu mencapai 1.651 kasus, termasuk kasus impor, dengan 35 kematian.

Kementerian Kesehatan mengatakan kasus di Hanoi terkait dengan seorang pekerja bandara di provinsi Quang Ninh yang dites positif pada Kamis bersama dengan 83 lainnya. Hal itu menjadi kasus yang ditularkan secara lokal pertama di negara itu selama 55 hari dan wabah satu hari terbesar sejauh ini.

Dalam pertemuan singkat di sela-sela kongres partai pada Kamis, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc menjanjikan tindakan cepat. Dengan latar belakang ekonomi yang naik, didukung dengan menjaga kasus virus Corona sejauh ini, kongres akan memilih kepemimpinan Vietnam dan membentuk kebijakan untuk lima tahun ke depan dan seterusnya.

Langkah-langkah antivirus ditingkatkan di tempat kongres pada Jumat, dengan semua staf pendukung dan media yang hadir dijadwalkan untuk putaran pengujian berikutnya.

Kementerian kesehatan sebelumnya mengatakan telah melakukan 10.000 tes Covid-19 terhadap mereka yang terkait kongres tersebut.

Pada pertemuan mendesak yang diadakan pada Kamis malam, otoritas Hanoi mengatakan mereka meningkatkan kemampuan pelacakan dan pengujian, menambahkan bahwa kota itu dapat melakukan 10.000 tes sehari. Televisi pemerintah mengutip kepala gugus tugas virus Corona yang mengatakan persiapan harus dibuat untuk skenario hingga 30.000 kasus Covid-19.

Kementerian kesehatan telah mengusulkan penghentian penerbangan internasional dan melarang pertemuan besar menjelang musim liburan tahun baru Imlek, hanya dua minggu lagi. Pemerintah pada Kamis malam mengatakan akan membangun tiga rumah sakit lapangan di provinsi Hai Duong.

Wakil kepala polisi Hanoi mengatakan kota Hanoi tidak kekurangan polisi untuk membantu menangani wabah itu, meskipun kongres Partai sedang berlangsung, menurut laporan media pemerintah pada Jumat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vietnam Virus Corona Covid-19

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top