Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Foto Anak Korban Vaksin Covid-19, Ini Faktanya!

Dalam keterangan pers Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dijelaskan bahwa foto bayi yang dklaim korban vaksinasi Covid-19 tersebut merupakan konten disinformasi.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  14:21 WIB
Tangkapan layar konten disinformasi mengenai anak yang sakit setelah mendapat vaksin Covid-19 - Kominfo.go.id
Tangkapan layar konten disinformasi mengenai anak yang sakit setelah mendapat vaksin Covid-19 - Kominfo.go.id

Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah postingan foto seorang bayi yang sedang dirawat beredar di media sosial Facebook. Narasi postingan foto tersebut mengklaim bahwa bayi tersebut merupakan korban vaksinasi Covid-19.

“Doakan anak ini semoga sembuh.. Ini anak korban vaksinasi covid.. Anda masih ingin di vaksin!!???” demikian tulis narasi dalam postingan yang beredar tersebut.

Dalam keterangan pers Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dijelaskan bahwa foto bayi yang dklaim korban vaksinasi Covid-19 tersebut merupakan konten disinformasi.

“Setelah dilakukan penelusuran melalui Google search image, klaim yang menyebutkan bahwa foto tersebut merupakan anak korban vaksin Covid-19 adalah keliru,” tulis Kominfo dalam keterangan resmi, Senin (25/1/2021).

Kominfo mengatakan faktanya foto serupa juga pernah diunggah pada tanggal 17 September 2016 dan tidak ada kaitannya dengan vaksin Covid-19. Padahal, seperti diketahui, gelombang vaksinasi pertama baru dilakukan pada Rabu (13/1/2021).

Menurut Turn Back Hoax, konten ini diklasifikasikan sebagai disinformasi konten yang salah, yaitu ketika konten asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah.

Sejak program vaksinasi dimulai, banyak hoaks dan disinformasi mengenai vaksin Covid-19 yang beterbaran. Hal seperti ini ditujukan untuk memicu rasa skeptis terhadap vaksin Covid-19 di masyarakat.

Sebelumnya, beredar juga konten berita hoaks mengenai meninggal-nya Kasdim 0817 Gresik Mayor Infantri Sugeng Riyadi setelah disuntikan vaksin Sinovac di RS Ibnu Sina.

Penyebar hoaks ini mendapatkan foto pemakaman meninggal-nya seorang anggota Koramil yang saat itu adalah Danramil Kebomas Mayor Kav Gatot Supriyono dari pesan singkat.

Kemudian foto itu disalin dan ditambah narasi "Innalillahi wainna ilaihi rojiun", vaksin pertama, Kasdim 0817 Gresik, Mayor Sugeng Riadi meninggal akibat siang disuntik vaksin.

Pelaku penyebaran hoaks vaksinasi yang menewaskan Kasdim ini kini telah ditangkap aparat Kepolisian Resor Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

"Pelaku berinisial TS usia 44 tahun asal dan domisili Gresik. Dan ditangkap jajaran Polres di Gresik," kata Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo saat menyampaikan pres rilis di Mapolres Gresik, Rabu (20/1/2021).

Ia mengatakan penangkapan dilakukan setelah penyelidikan Satreskrim Polres Gresik bersama tim siber Polres dan siber Polda Jatim. "Apa yang telah dilakukan pelaku ini berkaitan dengan program pemerintah Indonesia yakni vaksinasi," ucap Slamet.



#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cek fakta Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top