Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ini Sejumlah Gebrakan Joe Biden untuk Penanganan Covid-19 di AS

Anthony Fauci kembali tampil di Gedung Putih setelah terkucil dari pemerintahan Donald Trump karena dianggap membawa berita bohong.
Anthony Fauci/istimewa
Anthony Fauci/istimewa

Mengembalikan Anthony Fauci

Penasihat senior Gedung Putih yang juga ahli penyakit menular, Anthony Fauci kembali tampil di Gedung Putih setelah terkucil dari pemerintahan Donald Trump karena dianggap membawa berita bohong yang mengungkapkan situasi berat bagi AS dalam menghadapi virus.

Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID) ini kembali bicara di depan publik tanpa harus ada yang mendikte pidatonya.

“Gagasan bahwa Anda bisa ada di sini dan mengungkapkan apa yang Anda tahu - apa buktinya dan apa itu sains - ketahuilah itu, biarkan sains berbicara. Ini adalah perasaan yang membebaskan,” kata Dr. Fauci dikutip dari New York Times.

Di depan wartawan, Fauci mengungkapkan kabar baiknya adalah vaksin yang saat ini sedang dikembangkan terlihat menjanjikan, meski masih ada tanda vaksin kurang efektif.

Kabar buruknya, dia mengakui, virus yang lebih mudah ditularkan pada akhirnya dapat menyebabkan lebih banyak penyakit dan kematian tanpa upaya bersama seperti pemakaian masker dan jaga jarak sosial.

Fauci menyebut situasi pandemi Covid-19 di AS masih sangat serius. Namun, data tujuh hari terakhir, kata dia, menunjukkan indikasi pertumbuhan kasus mulai menurun. Jika protokol kesehatan ditegakkan dan vaksinasi Covid-19 berhasil dilakukan, Fauci optimistis kondisi akan kian membaik.

Tercatat ada 25 juta kasus dan 420 ribu kematian akibat Covid-19 di AS.

"Jika 70-80 persen warga Amerika sudah divaksin pada musim panas nanti (Juli), warga Amerika bisa mulai merasakan situasi normal dalam kapasitas tertentu," ujarnya optimistis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Nindya Aldila
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper