Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sabar Guys! Program Vaksinasi Mandiri Ternyata Masih Wacana

Vaksinolog Dirga Rambe berharap masyarakat lebih fokus untuk memastikan ketersediaan vaksin, keamanan, mutu, dan efektivitasnya, bukan ihwal vaksin yang bisa dibeli sendiri.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  17:37 WIB
Tenaga kesehatan di RSCM menjalani vaksinasi Covid-19, Kamis (14/1/2021). - Dok. Kementerian Kesehatan
Tenaga kesehatan di RSCM menjalani vaksinasi Covid-19, Kamis (14/1/2021). - Dok. Kementerian Kesehatan

Bisnis.com, JAKARTA — Banyak kabar simpang siur bahwa pemerintah akan segera meluncurkan program vaksinasi mandiri untuk mereka yang mau nenbayar agar lebih cepat mendapatkan vaksin. Vaksinolog Dirga Rambe dengan tegas membantah hal tersebut.

"Vaksin mandiri masih sebatas wacana  dalam diskusi, belum ada keputusan, karena vaksin ini harusnya gratis untuk masyrakat," kata Dirga pada dialog Kominfo, Senin (25/1/2021).

Adapun, Dirga menanbahkan, baik mandiri atau gratis, yang perlu dipastikan adalah ketersediaan vaksin, keamanan, mutu, dan efektivitasnya, bukan hanya vaksin yang bisa dibeli sendiri.

"Jadi sabar saja. Nanti juga kalau sudah dapat panggilan, segera datang. Nggak perlu persiapan, nanti sebelum dapat vaksin akan diskrining sehat nggak, sakit apa, untuk menyatakan layak divaksin atau tidak, dan tidak perlu melakukan persiapan apa-apa," kata Dirga.

Selain itu, untuk vaksinasi Dirga mengatakan tak perlu diawali dengan tes Covid-19 terlebih dahulu atau cek antibodi. Dirga mengatakan, kalau pernah terpapar Covid-19 tapi tanpa gejala, tetap aman menggunakan vaksin.

"Kalau pernah jadi OTG, tidak tahu pernah kena, dan divaksin tidak masalah dan tidak akan ada masalah dengan keamanan, justru kekebalan makin meningkat," ujarnya.

Namun, pada dasarnya vaksin Covid-19 tetap diprioritaskan kepada orang yang sehat dan belum pernah terpapar Covid-19 agar timbul kekebalan. Para penyintas tak jadi prioritas lantaran sudah punya kekebalan terhadap Covid-19.

Sebelumnya, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Rosan P. Roeslani menilai bahwa program vaksinasi mandiri yang direncanakan oleh sektor swasta berpotensi membuka peluang investasi asing di Tanah Air.

Menurutnya, jika vaksinasi mandiri bisa dilakukan dalam rentang waktu kuartal I/2021 hingga memasuki awal kuartal II/2021, pergerakan ekonomi diperkirakan mulai menggeliat pada semester II/2021.

“Ini akan membuka peluang investasi asing di Indonesia. Dengan harapan vaksinasi mandiri dilakukan pada kuartal II/2021, ekonomi akan menggeliat pada semester II/2021,” kata Rosan kepada Bisnis, Minggu (24/1/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top