Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gempa M7,1 di Sulawesi Utara, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Selain itu, BMKG meminta masyarakat setempat untuk memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal masing-masing cukup tahan gempa.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 21 Januari 2021  |  20:53 WIB
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi. - Reuters
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno meminta masyarakat untuk tetap tenang terkait gempa yang mengguncang Melonguane dan wilayah sekitarnya pada Kamis (21/1/2021), pukul 19:23:07.

“Agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,” kata Bambang melalui keterangan resmi.

Selain itu, dia meminta, masyarakat setempat untuk memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal masing-masing cukup tahan gempa.

“Ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” tuturnya.

Gempa dengan magnitudo 7,1 skala richter mengguncang kawasan Sulawesi Utara pada Kamis (21/1/2021) sekitar pukul 19.31 WIB. Gempa disebut tidak menimbulkan tsunami.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan guncangan tersebut terjadi di kedalaman 154 kilometer. Letaknya berada di 4,98 lintang utara dan 127,38 bujur timur.

Adapun titik gempa berlokasi di kepulauan Talaud. Dari laporan BMKG, titik gempa berada di 134 kilometer timur laut Melonguane Sulawesi Utara dan 259 kilometer timur laut Tahuna Kepulauan Sangihe, Sulut.

Selain itu, pusat guncangan juga berjarak 334 kilometer timur laut dari Ondong, Kepulauan Sitaro Sulawesi Utara dan 465 kilometer timur laut dri Ternate Maluku Utara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa BMKG sulawesi utara sulut
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top